"Kenapa hanya karna anak ini terlahir sebagai wanita sampai di buang begitu saja? kau ibu yang tak perasaan" teriak nya sambil mengutuk perbuatan seseorang wanita yang membuang bayi nya di pinggir sungai
Penasaran dengan cerita ini yuk mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Delapan
Raja Cao dan Kaisar Qing Cao saling tatap muka. Mereka terkejut saat melihat bukti kecurangan para menteri dan bangsawan, Kaisar Qing Cao melihat Tuan Lao Yun. Tuan Lao Yun juga berpikir kenapa setelah You you menjadi putri nya semua urusan yang dia lakukan begitu di permudahkan, seperti keberangkatan Dia dan rombongannya. bandit atau hewan buas pun tak ada yang mendekat, Tuan Lao Yun merasa You you begitu misteri.
"Apa putriku di lindungi hewan air? tapi bagaimana bisa hewan air itu dengan baik melakukan tugas-tugas yang begitu sulit? tunggu apa putri ku ini seorang siluman hewan air?" gumam hati Tuan Lao Yun. andai You you mengetahui ucapan Tuan Lao Yun, mungkin dia akan jungkir balik.
"Hu...hu.... Aku masih tidak percaya? kenapa bukti-bukti kejahatan para menteri terkumpul rapih disini? apa istana ku memiliki penunggunya? tapi masa baru sekarang penunggu di istana ini keluar?" tanya Raja Cao. Kaisar Qing Cao mengangguk dia benar-benar tidak menyangka kalau semua bukti korupsi para menteri dan pejabat kerajaan Milik mendiang Keluarga nya itu, muncul begitu saja.
"Kapan Gege menghukum mereka? apa Gege akan" ucap nya terpotong.
"Yuhuuuuu...... orang kaya se kekaisaran Qing tiba" teriak Khon Cao. Raja Cao dan Kaisar Qing Cao mendengus saat mendengar suara menyebalkan itu.
"Khon Cao apa mulut mu harus aku sumpal? kenapa kau semakin tua semakin berisik.... aku yakin kalau Khen Cao dengar, kepala mu yang akan mendekati kami" ucap Raja Cao. Khon Cao mendengus, Gege pertama nya itu paling bisa membuat dia ketakutan. siapa yang tidak mengenal Jendral besar Khen Cao, pedang milik nya sangat tajam. setajam mulutnya juga, Kaisar Qing Cao terkekeh kecil melihat ekspresi Gege ketiga nya itu.
"Jangan tertawa.... kau hanya bisa menertawakan aku saja, kau ini Kaisar yang kejam" ucap ketus Khon Cao.
"Gege kau setiap ketemu dengan ku, pasti marah..... terus, aku tidak mengerti kenapa kau begitu mudah marah bila dengan ku?" ucap malas Kaisar Qing Cao. Khon Cao menatap penuh permusuhan, adik lelaki nya itu memang membuat nya kesal. setiap ketemu.
"Entah kenapa aku tiap ketemu dengan mu itu.... membuat ku kesal seperti ketemu kepala pelayan kediaman ku" ucap santai Khon Cao. Raja Cao dan Tuan Lao Yun tersedak air teh yang sedang mereka nikmati, Kaisar Qing Cao menatap tajam kearah Raja Cao dan Tuan Lao Yun.
"Tolong ya.... wajah ku yang tampan dan rupawan ini, berbeda jauh dengan kepala pelayan mu.... bisa-bisanya kau menyamankan aku dengan tua Bangka itu" sahut sengit Kaisar Qing Cao. Khon Cao mengangguk mengerti, dia duduk di kursi depan Raja Cao.
"Apa itu?" tanya Khon Cao.
"Kue bulan" jawab Raja Cao dan Kaisar Qing Cao. Tuan Lao Yun tertawa lepas saat mendengar jawaban konyol dua pemimpin yang kekanak-kanakan bila saat berkumpul seperti ini, Khon Cao menunjuk kesal ke dua Gegenya itu. Khon Cao pun langsung menyumpal mulut Tuan Lao Yun.
"Diam kau tua....." ucap kesal Khon Cao. Tuan Lao Yun mendengus, seperti nya kakak ipar nya itu lupa dengan umurnya.
"Ih... sesama tua itu di larang meledek, sesama tua itu harus akur" ucap wanita yang masuk kedalam ruang kerja Raja Cao. semua orang langsung melihat suara wanita itu.
Permaisuri Qing berjalan mendekati semua lelaki. di ruang kerja Raja Cao, Kaisar Qing Cao berdiri mendekati sang istri.
"Ada apa? kenapa kau berjalan kemari? harus nya kau suruh pelayan untuk memanggil ku" ucap lembut Kaisar Qing Cao. Permaisuri Qing tersenyum kecil, suami nya itu selalu lembut di depan umum atau pun saat berdua.
"Aku hanya ingin makan yang di masak oleh adik ipar.... Apa kau bisa membuatkan aku cemilan adik ipar?" ucap Permaisuri Qing. Tuan Lao Yun tersenyum dengan permintaan istri kakak ipar nya itu, Tuan Lao Yun mengangguk mengiyakan keinginan nya.
"Apa yang Permaisuri Qing inginkan? biar hamba membuatkan nya sekarang" uca Tuan Lao Yun. Kaisar Qing Cao hanya bisa pasrah dengan keinginan istrinya, walau dia merasa tidak enak, bagaimana pun suami dari adiknya itu. Bangsawan yang di takuti di kerajaan Lua, Permaisuri Qing tersenyum bahagia.
"Buatkan apa saja... asal itu tidak terlalu manis, maaf kalau aku merepotkan mu" ucap Permaisuri Qing. Tuan Lao Yun mengangguk, dia merasa tidak repot membuatkan makanan untuk ibu hamil.
"Baiklah.... aku akan kedapur, Permaisuri, silahkan kembali berkumpul dengan para wanita" ucap Tuan Lao Yun. Permaisuri Qing pun mengangguk bahagia, dia pun meninggalkan semua laki-laki yang berada di ruang kerja Raja Cao.
"Jangan lupa kembali ya.... kita harus membicarakan masalah Para penghianat dan suku Xianbel" ucap Raja Cao. semua orang terdiam.Tuan Lao Yun pun mengangguk mengerti, dia pun langsung berjalan menuju dapur. sedangkan ketiga saudara itu membicarakan You you.
"Jadi bayi itu putri angkat Mei mei? aku sih tidak keberatan, tapi bagaimana orang tua bayi itu mencari keberadaan You you? Tidak mungkin bukan Mei mei, membiarkan bayi mungil itu tidak mendapatkan kasih sayang ibunya? kita tidak boleh egois" ucap Khon Cao.
"Kalau orang tua putriku...... menginginkan nya, kenapa mereka membuat You you kecil ku di sungai?" ucap tegas Nyonya Anhi Cao. tiga lelaki Cao itu melihat adiknya, mereka tahu adik nya itu tidak mungkin mengambil keputusan sesaat.
"Kau kenal Keluarga itu?" tanya Kaisar Qing Cao. Nyonya Anhi Cao mengangguk, dia bukan orang bodoh yang tidak mencari tahu siapa orang tua You you.
"Siapa?" tanya Khon Cao. Raja Cao. dan Kaisar Qing Cao. Mereka bertiga penasaran, siapa orang tua yang begitu jahat.
"Putra paman Ke lima" jawab Nyonya Anhi Cao. mata Khon Cao dan Raja Cao juga Kaisar Qing Cao melotot, paman kelima adik dari mendiang ibu nya, Keluarga yang menghianati Keluarga Cao.
"Apa....." teriak Khon Cao dan juga Raja Cao. Kaisar Qing Cao mengepalkan tangannya, Keluarga pendusta itu. benar-benar biadab.
"Kalian tahu bukan? keluarga mereka menjunjung tinggi anak laki-laki, jadi anak perempuan bagi mereka itu hanya sebagai aib untuk keluarga penghianat itu" ucap dingin Nyonya Anhi Cao. ketiga gegenya pun mengangguk, mereka semua sangat mengenal jelas keluarga dari mendiang ibunya itu.
"Siapa yang membuangnya?" tanya Raja Cao.
"Istri dari sepupu ketujuh.... Gege tahu bukan, sepupu ke-tujuh itu pasti akan mengikuti keinginan bibi Yas. kalau bibi Yas sudah bilang A.... pasti A...." ucap Nyonya Anhi Cao.
You you yang pura-pura tidur pun mengutuk keras Keluarga nya, dia benar-benar terkejut.
"Cictem.... oh Cictem....." teriak You you.
[Tuan.... oh Tuan.... ada apa tuan panggil waktu Sistem tidur].
You you mendengus mendengar jawaban konyol itu. ingin rasanya dia tendang sistem nya itu.
"Talau tidat bulu-bulu.... Atu tidat atan meminta Tolong padau" ucap You you.
[Idih..... tiba-tiba aja tuan rumah menyebalkan].
"Cabal hati... Atu haluc dengan cabal untut beltahan hidup" ucap You you.
"cudah lah.....cepat Cali tahu" ucap kesal You you. sistem pun mendengus saat mendengar jawaban tuan nya.
[Yeyyyyyy... jadi tuan ingin, itu semua?].
"Ya..... latutan itu cemua
.
"Nitmat mana lagi yang kau ducta kan ........
BERSAMBUNG.......
bisikan tak kasat meta = Hantu atau Jin
kalau gitu, aku panggil Jin You aja 🤣
malah yg kena pamannya🤣🤣