Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikahi CEO Muda

Menikahi CEO Muda

Status: tamat
Genre:Dosen / Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Mulyani

Kezia Anastya, gadis cantik yang berkuliah sambil bekerja, dia merupakan dari keluarga terpandang tetapi dia memilih mandiri. Karna dia mau menghasilkan uangnya sendiri tanpa harus minta dari orang tuanya. Dia juga mempunyai kakak sambung yang selalu sayang kepada dirinya, karna ibu kandungnya meninggal jadi ayah nya menikah kembali.
Sampai dimana dia mengharuskan mengikuti perintah ayahnya yang harus berhenti kuliah dan pekerjaannya.





penasaran sama ceritanya? kenapa kezia disuruh berhenti? apa alasannya? yuk dibaca aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Mulyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Tak terasa kini zia sudah kelar kuliah 1 bulan yang lalu dan shaka yang sibuk dengan pekerjaan kantornya. Pernikahan mereka juga sudah mau masuk ke 4 bulan, tapi mereka belum mempunyai anak. Karna zia masih belum siap mempunyai anak, tapi shaka tidak mementingkan soal itu. Yang terpenting itu membuat zia bahagia, dan aurel sahabatnya zia sudah menikah seminggu yang lalu dengan bintang yang menjadi pacarnya itu.

Sekarang zia sedang membuatkan sarapan untuk suaminya yang akan berangkat kekantor. Dia memasak nasi goreng sosi dan ayam kecap yang menjadi makanan kesukaannya shaka.

Tap.. Tap.. Tap..

Terdengar suara langkah kaki dari arah tangga, terlihat shaka yang sudah rapih dengan setelan kantornya membuat kadar ketampanannya menambah. Dia menyampirkan jasnya ditangan kiri dan tangan kanan memegang tas yang berisi berkas berkas pekerjaannya.

cup

Shaka mencium pipi zia yang sedang sibuk menyusun piring dimeja makan. Dia tersenyum melihat istrinya yang semakin cantik.

"Pagi sayang"

"Pagi mas, ayo duduk sarapan dulu ya" kata zia.

Shaka hanya menganggukkan kepalanya menuruti perintah dari sang istri tercinta. Zia langsung memberikan piring yanga sudah terisi dengan makanan kepada shaka. Zia juga ikut duduk disamping shaka dan langsung memakan makanannya.

Diparkiran rumah zia sedang menatap suaminya yang akan berangkat pergi kekantor. Dia tersenyum kearah shaka yang melambaikan tangannya kepada zia. Setelahnya mobil yang shaka kendarai keluar dari perkarangan rumah mereka berdua.

Zia kembali masuk kedalam untuk membersihkan rumahnya sendiri, karna tidak ada pelayan. Setelah selesai dia merebahkan tubuhnya dikasur, dia merasa cukup lelah. Dia menatap atap kamarnya memikirkan perkataanya dengan aurel dulu.

"Apa aku keterlaluan ya, aku belum memenuhi kewajiban aku sebagai istri sepenuhnya" gumamnya.

Karna sehabis menikah sampai sekarang mereka belum pernah melakukan seperti hubungan suami-istri seperti yang lainnya. Zia selalu menolak karna belum siap untuk semuanya, tapi dia juga merasa kasian kepada shaka pasti dia juga menginginkan hak nya itu.

"Aku harus siap sekarang" gumam zia.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dikantor shaka sedang sibuk dengan berkas berkas yang harus dia tanda tangani. Dia melirik jam dindingnya yang menunjukkan waktunya makan siang, dia mengambil ponsenya dan langsung menelpon zia.

"Hallo sayang"

"Kenapa mas"

"Kamu udah makan siang sayang"

"Belum mas, ini baru selesai masak"

"Kekantor aku ya, bawa makanan juga kita makan disini"

"Ya sudah bentar mas, aku siapin dulu"

"Iya aku tutup sayang"

Zia langsung menyiapkan makanannya untuk dibawa kekantor shaka, setelahnya dia langsung berganti pakaian karna dia hanya memakai pakaian santai. Dia sudah siap langsung membawa tas yang berisi makanan dan pergi membawa kunci mobil. Ya karna zia bisa mengendarai ajdi dia memutuskan untuk membawa mobil.

Setelah menempuh perjalann 30 menit akhirnya zia sudah sampai diparkiran kantor shaka. Dia keluar sari mobil dengan tangan yang menenteng tas, dia masuk kedalam kantor dan menanyakan keberadaan shaka kepada asistennya yang berada di loby kantor.

"Maaf kak, mas shaka nys dimana ya?" tanya zia.

"Eh zia, dia ada diruangannya" jawabnya.

"Makasih kak, kalo begitu zia keruangan shaka dulu".

Zia pergi keruangangan shaka dengan menggunakan lift, karna ruangannya ada dilantai 5. Zia langsung keluar setelah berada dilantai 5, dia langsung mengetuk pintu ruangan shaka.

"Mas aku masuk ya"

"Masuk aja sayang" kata shaka.

Zia masuk sambil tersenyum kearah shaka, dia menyimpan tasnya dimeja yang ada disana. Tetapi ada sebuah tangan yang melingkar diperut rata zia. Ternyata shaka memeluk zia dari belakang, shaka membenamkan kepalanya diceruk leher zia dan menghirup aroma yang sialnya membuat shaka candu.

"Lepas dulu mas, ini dikantor malu nanti ada yang liat" kata zia.

"Bentar gini dulu sayang" ujar shaka.

"Udah ih ayo makan siang dulu mas" ajaknya.

"Iya udah iya ayo makan" dengan terpaksa shaka melepaskan pelukannya dna lnagung duduk.

"Nah sekarang ayo kita makan mas" kata zia.

Zia mengeluarkan semua makanannya dari dalam tas, dia menyiapkan makanan untuk shaka dan langsung disimpan diatas meja.

"Cobaik mas ayo"

Shaka menyuapkan makanannya, dia menatap zia dengan tersenyum, "Enak sayang masakan kamu selalu enak" pujinya.

"Syukur deh kalo enak mas" katanya.

"Aaa sayang kamu juga harus makan" ujar shaka.

Zia menerima suapan dari tangan shaka dengan tersenyum kearah shaka, dia merasa bahagia karna shaka selalu mebuatnya tersenyum walaupun hal yang terkecil.

Setelah makan selesai zia berpamitan untuk pulang kepada shaka, awalnya shaka menolak tetapi zia memaksanya untuk membiarkannya untuk pulang.

"Ya udah mas aku pulang ya" katanya.

"Iya sayang, hati-hati dijalannya jangan ngebut loh bawa mobilnya" nasehat shaka.

"Iya mas gak akan ngebut ko" katanya.

Shaka hanya memandang kepergian zia dari ruangannya dia tersenyum tipis, dia bahagia setelah menikah dengan zia yang sangat dia cintai dari dulu. Kenapa dari dulu? Ya karna shaka sudah mencintai zia pas dimana mereka pertama kali bertemu. Shaka yang masih berumur 9 tahun dan zia baru berumur 3 tahun, entah apa yang ada dipikiran shaka kecil sudah tertarik dengan zia yang bahkan masih berumur 3 tahun.

"Jadi berharap punya shaka junior" gumamnya.

Sebenarnya shaka sangat menginginkan anak, tetapi dia juga tidak bisa memaksa kehendak zia yang belum siap mempunyai anak. Jadi dia hanya menunggu saat zia sudah siap mempunyai anak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Malam hari, kini shaka sedang merebahkan tubuhnya karna merasa lelah setelah mengerjakan pekerjaan dikantornya yang numpuk. Dia memejamkan matanya, tetapi tidak tidur karna dia belum merasakan ngantuk.

Sedangkan zia sedang berada dikamar mandi, dia memikirkan perkataan aurel terus menerus. Jadi dia sekarang akan memenuhi kewajibannya sebagai istri, ya walaupun dia sedikit tidak siap.

Zia keluar dari kamar mandinya dia melihat shaka yang sedang memejamkan matanya, dia sedikit gugup karna memakai pakaian seperti ini untungkan dia tutupi dengan cardigan jadi tidak terlalu terlihat.

"M-mas shaka udah tidur?" tanya zia gugup sambil memegang tangan shaka.

Shaka membuka matanya dan lengsung mengubah posisinya menjadi duduk, "Belum sayang" jawabnya.

Shaka heran dengan sikap zia yang gugup dan sedikit gelisah, "Kenapa hm?" tanya shaka.

"Gapapa mas" jawab zia tersenyum kecil.

"Mas aku udah siap"

Perkataan zia membuat shaka bingung, apa maksudnya udha siap? Shaka mengerutkan dahinya. Tak lama otaknya berputar shaka paham maksud dari zia.

"Beneran sayang?" tanya shaka.

Zia menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis kepada shaka, "Iya mas aku udah siap sekarang, aku juga yakin mas sebenarnya pengen cepet-cepet punya anak kan? Tapi aku malah belum siap soal itu" kata zia.

"Hei sayang dengerin aku, gapapa kalo kamu belum siap aku paham ko sayang" ujar shaka lembut.

"Tapi sekarang aku udah siap mas" katanya.

Zia dengan perlahan membuka cardigannya dan terlihatlah pakaian yang dia pakai sekarang *lingeri*e, membuat shaka semakin susah menelan salivanya. Zia terlihat sanagt sexy dimata shaka membuatnya tidak tahan.

Shaka mendekat kearah zia, dia menatap mata indah milik zia dan langsung mencium kening zia. Dia berbisik ditelinga zia, "Kalo sakit kamu bisa cakar punggung aku" bisik shaka dengan suara seraknya membuat zia semakin gugup.

Shaka kembali mencium kening zia, "I love you zia".

1
Ayano
Ceritanya gampang dibaca. Konfliknya juga dapet dan gak begitu sulit dipahami. Semangka ya
Ayano
Cewek katanya suka olahraga loh di mall😅😅

Mungkin ini kali pengertiannya. Yang diliat apa, yang dibeli apa yak
Ayano
Tipo wak dikata ganggu
Ayano
Negara London apa kota London?
Ayano
Kok cia imut banget yak ngomongnya
Cadel banget
Ayano
Wak nanti sauang diganti sayang yak
Tipo
Ayano
Aduh..... kenapa lagi ini anak 😱
Ayano
Menggambar kali wak 😅
Aku berasa cadel
Ayano
Yak ngidam part two 😅😅😅
Ayano
Ini tuh so sweet banget dah asli
Ayano
Jan gitu. Nanti anakmu lahir malah pennya ama anak mulu
Ayano
Mermaid dong wak 😳😳
Mantap jiwa dah
Ayano
Masih muda hamilnya jadi wajar ngidam mulu
Ayano
Belum ngerasain aja dia ngidam nasi padang jam 3 pagi 😅😅
Semoga gak ya
Ayano
Ngidam ceritanya
Apa aja bakalan diturutin dah. Serius
Ayano
Dan langsung jadi anak kesayangan seketika ☺☺☺
Ayano
Berasa kena kejutan durian runtuh ☺
Ayano
Aku bakalan mampir again

Semangat ya kak
Bunga untukmu biar semangat up 🤗
Ayano
Semangat thorthor. Nanti bakalan mampir again ☺
Ayano
Semangat ya kak 🤗. Nanti pasti mampir lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!