Indonesia
NovelToon NovelToon
Bayangan Cinta Pantulan Asa

Bayangan Cinta Pantulan Asa

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: Dede Dewi

Menjadi mahasiswa baru, biasanya akan mendapat bulying dari kakak seniornya. Tetapi tidak dengan Azzalia yang awalnya berfikir seperti itu, tetapi ternyata sebaliknya, dia justru mendapat bantuan banyak dari salah seorang seniornya yang begitu baik padanya.
Di sisi lain, ada seorang laki-laki misterius yang selalu dingin terhadapnya, tetapi dia selalu mencoba untuk menjaga gadis itu, karena sebuah masa lalunya.

Siapa senior itu, akankah Azzalia jatuh cinta kepadanya? Dan siapakah laki-laki misterius itu? Sebenarnya siapa dia? Mengapa ingin selalu melindungi Azzalia?

Yuk ikuti cerita BCPA karya Dede. Semoga terhibur...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dede Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malaikat Tak Bersayap

"Za...Azza!" panggil Chika di seberang.

"Eh, iya Chik, sorry, sorry. Gimana?" tanya Azzalia yang tidak fokus dengan cerita Chika tentang mantan cowoknya.

"Ih, elo mah gitu Za, nyebelin. Pasti elo ketiduran ya!" tuduh Chika.

"Hehehe, engga lah. Abisnya elo cerita cowok ga ada habisnya, gue jadi keinget sama senior gue yang cakep, kaya oppa-oppa korea." kata Azzalia.

"Oh ya? Emang disana ada yang kaya Oppa-oppa?" tanya Chika antusias.

"Ada sih, tapi dia kayaknya ga punya kamus bahasa. Makannya dia tu nyebelin banget, cuma bisa bilang, hem, ya, ga." kini Azzalia yang ganti menceritakan keluhannya.

"Ati-ati lho Za, seperti kata elo, nyebelin bisa jadi ngangenin lho." kata Chika mengingatkan.

"Hahaha, gitu ya? Ya gapapa kalo gue sih, asalkan orangnya ganteng." jawab Azzalia.

"Oya, boleh liat orangnya ga Za? Mau dong gue liat." kata Chika.

"Noh, udah gue kirim." kata Azzalia sambil mengirim foto Seniornya yang nyebelin,

"Ih, ya ampun Za...ganteng banget..." Puji Chika.

"Ganteng sih ganteng, tapi kaya Vampir di GGS." omel Azzalia lagi.

"Hahaha, kok bisa? Maksudnya gimana?" tanya Chika masih tidak paham.

"Ganteng-ganteng Serigala...hahaha." kata Azzalia.

"Dasar lo Za, malem-malem ngomongin serigala, jadi merinding kan gue." kata Chika.

Saat Azzalia akan mengatakan sesuatu, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.

"Dek, belum tidur?" tanya Diego yang tiba-tiba nongol.

"Hehe, belum mas. Masih telponan sama temen." jawab Azzalia.

"Udah malem, tidur gih!" titah Diego sambil menutup kembali pintu kamar Azzalia.

"Ya mas." jawab Azzalia menurut.

"Kenapa Za?" tanya Chika di seberang.

"Udah malem, gue dapet teguran dari si empunya rumah." kata Azzalia.

"Hehe, iya. Udah jam dua belas juga sih, ya udah, kita. lanjut besok aja ya Za."

"Iya."

"Med rehat say..."

"Yup, elo juga. Med rehat." jawab Azzalia.

Panggilan diakhiri, Azzalia pun segera merebahkan tubuhnya di kasur empuk yang sudah disediakan oleh Dian, khusus untuk Azzalia.

💕💕💕

Di kamar Seem, Seem masih penasaran dengan cerita Opik, tentang alasannya bersikap baik terhadap gadis nyebelin itu. Meski, Seem tau, bahwa Opik sebenarnya memang orang baik, dengan selalu berbuat baik, tanpa melihat alasan mengapa dia harus berbuat baik kepada orang yang di baiknya.

"Sekitar satu tahun lalu, sebelum elo hadir di rumah ini, Farah sempet hilang, bro." kata Opik memulai ceritanya.

"Hilang? Kok bisa?"

"Waktu itu, Farah dimasukin sekolah TK. Di hari pertama sampai hari ketiga, Farah masih ditunggu. Hingga akhirnya di hari keempat sekolah, umi berusaha untuk mengikhlaskan agar dia sekolah sendiri tanpa ditunggu. Umi meninggalkan Farah dengan tidak berpamitan dengan Farah, namun Umi sudah menitipkan Farah pada gurunya. Tetapi, mungkin karena masih baru, gurunya belum hafal dengan murid-muridnya. Hingga saat waktu perpulangan tiba, kami mendapat laporan bahwa Farah tidak ada di sekolahan. Dan dirumah juga tidak ada, akhirnya kami mencari Farah ke penjuru tempat di dekat sekolahan itu." kata Opik.

"Lhoh. Meski anak baru, bukannya harusnya guru itu tau ketika anak itu kabur dari sekolah? Mungkin dengan suara tangisan nya Atau apa gitu?" tanya Seem.

"Entahlah, tapi kata gurunya, Farah sama sekali tidak menangis, tetapi dia memang hanya diam saja sepanjang pembelajaran." jawab Opik.

"Terus, apa hubungannya sama cewek itu?" tanya Seem yang sudah mulai sangat penasaran.

"Ya itulah, kami sudah mencari Farah kemana-mana, tetapi ga ketemu, sampai akhirnya kami lapor polisi. Malamnya, Farah masih tak pulang juga. Hingga keesokan harinya, warung ditutup karena umi sangat syok, karena kehilangan Farah. Gue juga ijin ga kuliah, karena Umi drop, sedangkan abah berusaha mencari keberadaan Farah. Hingga akhirnya, sekitar jam sembilan pagi, Farah tiba-tiba muncul, dengan diantar dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan, dan si perempuan itulah, gadis yang kemarin hampir menabrak kita " kata Opik.

"Oh... gitu? Jadi, dia yang udah nolongin Farah?" tanya Seem.

"Iya." jawab Opik, dan jawaban Opik membuat Seem kembali teringat kejadian dua tahun lalu, saat dia di tolongin seorang gadis, dan wajah gadis itu mirip dengan Azzalia, gadis yang dimaksud Opik.

"Kata Laki-laki yang bernama Diego itu, menceritakan kalau Farah ditemukan adiknya, yang tak lain adalah Azzalia. Azzalia menemukan Farah sekitar ba'da maghrib, saat itu Azzalia melihat seorang gadis kecil meringkuk di dekat tempat sampah. Azzalia menolong Farah, karena waktu itu hujan, dan Farah tampak kedinginan. Farah dibawa pulang, dan di beri makan serta di mandikan lalu digantikan baju. Setelah tenang, Farah tidur di sana, dan pagi harinya, Farah baru bisa bercerita pada keluarga Azzalia bahwa dia tinggal di sebuah rumah, yang dipakai untuk buka warung nasi ayam kampung kremes, namanya Latansa. Akhirnya Azzalia Googling, dia mencari alamat yang dimaksud, lalu dia mengantarkan Farah ke rumah." kata Opik.

"Gadis itu... menolong dengan totalitas. Memang dia sosok malaikat tak bersayap." batin Seem.

"Oh, gitu ya? Pantesan aja lo berbaik hati sama dia." kata Seem.

"Tapi, kalau diperhatikan, dia cantik juga deh." gumam Opik sambil membayangkan sosok Azzalia.

"Elo naksir sama tu cewek?" tanya Seem.

"Ehm, entahlah." jawab Opik.

"Ye...kalau emang naksir, langsung aja di ngatain perasaan elo, di lamar langsung, biar ga ke duluan orang." kata Seem.

"Gitu ya?"

"Iya lah."

"Tapi... gue masih ragu Seem, soalnya gue belum pernah ngerasain jatuh cinta." kata Opik.

"Jatuh cinta itu, rasanya tu ya...kalau dia dideketin lawan jenis, elo berasa marah. Kalau dia butuh bantuan, elo berusaha ingin menjadi orang pertama yang menolongnya, dan ketika dia sedih, hati elo juga sakit, kalau liat dia senyum senang, elo bahagia juga, ketika jauh elo kangen, ketika dekat, elo pingin ga mau jauh-jauh lagi darinya." jelas Seem yang memang sudah berpengalaman. Karena semasa SMA nya, dia pernah menjadi seorang play boy.

"Ehm, giti ya?" gumam Opik.

"Iya, gitu." jawab Seem.

"Ehm, ah, kenapa gue jadi mikirin cewek sih?"

"Lhah, baru nyadar lo?" tanya Seem.

"Hahaha, iya. Astaghfirullah. Ya udah lah Seem, gu mau tidur. Udah malem juga." kata Opik.

"Oya Pik, besok gue mau ke Mall, beli perlengkapan buat pepemaru. Sama sekalian mau nyetak foto kegiatan. Ikut ga?" tanya Seem.

"Wah, ide bagus tu. Ikut Seem."

"Okey, besok jam sembilan ya." kata Seem.

"Okey, InshaaAllah." jawab Opik.

Opikpun keluar dari kamar Seem, dan pergi menuju kamarnya sendiri. Opik memberi waktu untuk Seem beristirahat, karena seharian Seem sudah sangat lelah dengan pekerjaannya. Begitupun dengan dirinya, yang juga banyak kegiatan, sehingga kerut lelah di dahinya tampak jelas malam itu. Opikpun merebahkan tubuhnya di kasur nya yang empuk.

1
Tata google
ceritanya pd ninggal semua... /Sob/
geng mawar merah pd bubar 😂😂
Dede Dewi: iya kak
total 1 replies
Tata google
cerita ini banyak yg meninggal jadi sedih... apalg kak opik yg pergi.. /Sob/
Tata google
jodoh ga kemana..
Tata google
aku baru baca kak/Drool/
Herry Murniasih
Happy Ending yang sempurna, pesan dari bang Opick benar2 tertanam dalam hati mereka, selamat berbahagia, trims kak Author sudah menyajikan hiburan buat readermu, tetap semangat dengan karya yang baru, Barakallahu
Herry Murniasih
Mu'iz gercep amat ya ga kayak Aziz agak pemalu, Renata kaget benaran saat Mu'iz bilang ngajak ke pelaminan di kiranya ngajak nikah 😂😂😂, eee rupanya mau ngasih ucapan selamat dan photo bareng sm Aza dan Seem.
Herry Murniasih
Syukurlah Seem sadar, semoga kedua orang tuanya segera rujuk kembali
Herry Murniasih
mereka seperti reuni saja, ternyata Mutiara mengenal orang tua Seem dan Fathan papanya Seem kenal sama Dzen dan Zio, benar kata Mutiara dunia ini sempit, ayo beri dukungan sama Seem semoga segera sadar dan sehat
Herry Murniasih
semoga Seem segera sadar dan baik baik saja, apa mungkin orang yang mengincar nyawa keluarga Aza itu suruhan orang tua Seem, ahh penasaran ini.
Herry Murniasih
Semoga saja kepulangan mereka ke Jakarta lancar tidak ada hambatan dan konflik, selamat sampai tujuan
Herry Murniasih
wahh.. keduluan Mu'iz ini sama Aziz 😂😂 yang namanya jodoh tidak ada yang tahu, apalagi Aziz orangnya biasa saja ga terlalu agresif sama cewek2, fokus kuliahnya dulu.
Herry Murniasih
Syukurlah Nadia sudah ketemu jodohnya, begitu juga dengan Syaqila walaupun sudah pergi menyusul cinta sejatinya kang Opick
Herry Murniasih
Opick dan Syaqila memang berjodoh setelah sama2 pergi, mereka bertemu di surga
Herry Murniasih
apakah Syaqila akan menyusul Opick ya, duhh... sedih banget ini
Herry Murniasih
ohh Lisa itu mantannya Dzen, yang papanya punya rumah sakit tempat Dzen kerja ya kak Dewi 😁😁😁. Syaqila kurang kasing sayang dari orang tuanya, sehingga mereka tidak tahu kalau Syaqila sakit berbahaya, kayaknya Syaqila cinta mati sama Opick apakah umurnya ga panjang lagi dan nyusul Opick, semoga cepat sembuh Syaqila
Dede Dewi: yg punya tempat kerja itu Lala kak. yg jadi model.
kalau Lisa ini,mantan terindah karena dia nikah sama yg lebih mapan, tapi baru nikah sebentar,terus dicerai
total 1 replies
Herry Murniasih
Jadi ingat waktu Mutiara dan Dzen ketemu ya, jodoh salah sambung 😁😁😁
Herry Murniasih
Langitkan doa Ashar Nadia pasti menerimamu yakinlah 😁😁
Herry Murniasih
Ternyata Seem juga tahu kalau Nadia suka sama dia, Seem benar2 tulus menerima pernikahannya dengan Aza, cinta yang dia pendam sekian lama akhirnya berbuah kebahagian, semoga sakinah sampai Jannah
Herry Murniasih
Iya betul Aza, Nadia merasa kehilangan banget kang Opick pergi untuk selamanya ditambah lagi Seem sudah menikah, biarlah Nadia di pesantren semoga segera Move on dan bertemu jodohnya di sana
Siti Aminatun: .3 2l
w
total 1 replies
Herry Murniasih
Azalia lebih dekat sama Mutiara dan Dzen ya, padahal dia ponaan kandung Zio, semoga rencana liburan mereka lancar. Nadya bertemu Ashar kakak kelasnya di pesantren semoga mereka berjodoh
Dede Dewi: iya kak, karena Dzen dan Tiara itu orangnya welcome
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!