Iriah adalah Gadis Muda yang baik hati .ia adalah putri seorang Mafia yang sangat berbahaya .suatu hari ia terpikat pada seorang Pria bernama Charli Saat pertama kali bertemu .Iriah tidak tau jika Charli mendekati Iriah karena hanya karena untuk berbalas dendan atas kematian seluruh keluarganya.
Kehidupan Iriah bagai neraka setelah bersama Charli .apalagi Setelah kematian seluruh keluarganya .hal yang membuat iriah bertahan hanyalah anaknya.
Bagaimana kelanjutanya.
ini merupakan sambungan My Devil Husband yang sudah Di revisi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Despita jelina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
luka yang dalam
Iriah terbangun karena ingatan masa lalunya,ia memijit kepalanya yang masih pusing ,badannya juga masih sangat panas akibat cambukan yang di berikan oleh carli ,ia teringat akan ucapan Nikolas padanya dulu.
bahwa ia harus bertahan dan bersabar dalam menghadapi Sikap Charli yang sedingin es .kejam dan Tidak berperasaan .Iriah Juga tidak yakin jika ia akan bisa bersabar lebih lama lagi mengingat bagaimana perjuanganya dalam mempertahankan Rumah tangganya.
Iriah menggosok tubuhnya dengan minyak yang biasa ia gunakan jika charli menghukumnya .ini bukanlah yang pertama kali bagi iriah .is sudah cukup sabar menjalaninya namun perempuan mana yang tahan dengan yang namanya kekerasan .Rasa perih yang dirasakan iriah belum sebanding dengan apa yang ia rasakan dahulu saat pertama kali menikah dengan Charli.
Iriah mengerti ,tapi tidak bisa kah Charli melupakan dendam itu,dan memulai hidup yang baru ,sejujurnya iriah sangat lelah menghadapinya. ayahnya Memang bersalah Tapi Ia juga kehilangan sosok keluarga yang disayangi oleh dan itu juga karena perbuatan Charli .
setelah mengoleskan minyak pada lukanya iriah mulai merasa baikan .rasa nyerinya sudah berangsur -angsur mulai berkurang .Untuknya ia selalu menyediakan minyak itu sebagai obatnya.
ingin rasanya iriah berteriak dan memaki tapi . belum juga ia mengeluarkan suaranya Iriah sudah tidak berkutik dengan kehadiran suaminya di Depanya.setiap suaminya melayangkan tatapan membunuh padanya .mental iriah seolah lenyap seketika .ia tidak bisa berbuat apa -apa .
karena sudah merasa cukup baikan Iriah keluar dari kamar menuju kamar anak-anaknya ,rupanya yansri sedang tertidur,dan badannya tidak panas lagi ,iriah merasa lega, ia mengecup kening anak perempuannya itu lalu pergi ke ruang belajar jeremi.Terkadang iriah binggung dengan apa yang dipikirkan oleh Charli .Kenapa Rasa dendam itu masih berlanjut sampai sekarang .tidak bisakah Charli melupakan semua Apa yang dilakukan ayahnya .Disini Mereka Sudah impas kenapa Charli masih tetap mencari kesalahanya .apakah ia harus mati dulu Agar Charli bisa puas.
Di Ruangan itu jeremi sedang Belajar .Suatu kegiatan yang selalu Iriah lihat Jeremi putrnya memiliki otak yang encer turun dari ayahnya tapi iriah selalu berharap Agar sikap buruk Charli tidak turun pada kedua anaknya
jeremi Harus menjadi anak yang pintar dan baik hati ,Iriah tersenyum tak terasa air matanya ikut menetes tidak apalah aku akan berjuan demi anak -anakku .meskipun aku tidak pernah di anggap oleh suamiku,tapi aku masih memiliki semangat hidup dari anak -anakku aku pasti bisa menjalaninya .
"Baiklah ,aku akan bertahan demi anak-anakku ,"batin iriah dan mendekati anak sulungnya itu.
"Jeremi lagi ngapain ?"kata iriah membuka obrolan setelah mendekat ke rah meja belajar jeremi,
mendengar suara ibunya.jeremi menghentikan kegiatanya yang sedang belajar .lalu melihat Ke arah ibunya.
"sejak kapan mama disini?"tanya jeremi dengan wajah polos .
"Masih barusan ,jeremi lagi ngerjain apa?"tanya iriah lalu duduk di bangku kosong dekat anaknya.
"jeremi lagi menggambar mah ,tadi disekolah bu guru kasih tugas Menggambar .ucap jeremi dengan semangat,
"O,oh."bagus -bagus.
"memangnya jeremi disuruh menggambar apa .?
"tadi guru jeremi bilang mau gambar foto keluarga."
"Keluarga?"coba mama lihat sebentar, Iriah meminta agar Jetemi memperlihatkan gambar yang telah ia buat
"nih,jeremi menyodorkan kertas hasil gambaranya.
iriah mengernyit,"kok papa nggak ada disini ,"Jeremi belum siap ya gambarya?
"Nggak ,gambarnya udah siap kok,
"Terus gambar papa dimana,?"kok disini cuma ada mama,adek yansri,sama jeremi ?"Tanya iriah sedikit heran
"Jeremi nggak suka sama ayah ,ayah jahat ,selalu Jahat sama mama , ayah juga nggak pernah peduli sama jeremi,apa lagi sama adek,"
dan alangkah terkejutnya iriah mendengar kata itu dari mulut jeremi,ia tidak menyangka jeremi tau sifat Charli selama ini padanya. dan yang paling membuatnya heran kenapa jeremi bisa tidak menyukai ayahnya. selama ini iriah selalu menutupi perlakuan buruk dari Suaminya
"Jeremi nggak boleh ngomong gitu ,itu nggak baik ,"Papa itu baik sama jeremi ,cuma papa lagi sibuk."jangan pernah bilang gitu lagi ya ,"
"mama nggak pernah ajarin jeremi ngomong gitu,"
iriah berusaha untuk menasihati putra sulungnya itu.bagaimanapun juga ia tidak ingin jeremi membenci ayahnya.ia ingin jeremi menjadi anak yang baik dan berbakti pada orang tua.Tapi mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya barusan membuat iriah yakin jika jeremi mengerti dengan perbuatan charli selama ini padanya.
jeremi menunduk ,iyah mama .
iriah pun tersenyum ,"udah ,jangan sedih ,"Ayo lanjutin menggambarnya ,jangan lupa gambar ayah ,"
jeremi menggangguk.meskipun dalam hatinya ia ingin menolak .Jeremi memperhatikan gambar yang ia buat .hanya gambar ibunya ,adiknya dan juga dirinya .
"Iyah ma!
di luar ruangan itu ada seorang laki laki yang tidak sengaja mendengar percakapan yang ada di dalam kamar ia sudah mendengar ucapan itu ,Charli terdiam ia sekarang sedang berdiri di depan ruang belajar Charli ,ia sudah mendengar semua yang dikatakan oleh Jeremi dadanya seperti di pukul oleh martil ,ia merasa bahwa anaknya sudah sangat jauh darinya .ia seperti mendapat sebuah tamparan besar .Selama ini ia selalu mengabaikan anak -anaknya tapi kenapa setelah mendengar apa yang dikatakan oleh putranya ia seperti tidak bisa menerima .
selama Ia menikah dengan iriah belum pernah sekalipun charli memperhatikan anak -anaknya.Ia hanya diam terus tanpa memedulikan keberadaan anak -anaknya yang sangat membutuhkan kehadirannya .
memang benar Charli tidak pernah memedulikan anak -anaknya ,dendam itu menutupi Hatinya untuk mengerti dengan keadaanya sekarang .Ia tidak sadar bahwa pernikahannya sudah menghasilkan dua orang anak ,yang sama sekali tidak pernah mendapat kasih sayang darinya ."ia merasa ia seperti mendapat teguran dari anak sulungnya itu ,
jeremi pun mengambil kembali pensil yang sudah ia simpan di kotak pensilnya ,dan kembali menggambar .
iriah tersenyum simpul ,karena gambar yang dibuat oleh jermi sangat bagus walaupun masih belum seperti nyata ,tapi dari situ iriah sudah tau bahwa jeremi memiliki bakat dalam menggambar.
"jeremi lanjutin belajarnya ,"mama mau buat susu dulu buat adek ,sama buat jeremi ,"
"Oke mah,
iriah lalu keluar kamar ia menyiapkan Susu untuk Putranya dan juga putrinya.
namun saat beberapa langkah ia keluar ,langkahnya terhenti Kala Charli sudah berdiri di depannya ,Iriah terkejut ,sejak kapan Charli ada disini ,apa ia mendengar yang jeremi katakan .
Tapi saat irih mau mengeluarkan suara ,Charli berbalik berjalan meninggal kanya ,tanpa menoleh kebelakang ,
"Ada ,apa denganya ?"batin iriah.ia masih bertanya -tanya dengan apa yang terjadi dan berjalan ke arah dapur untuk Membuat susu untuk Yansri dan jeremi . sejujurnya iriah merasa takut dengan apa yang terjadi tadi.