"Apa? Siapa yang mengatakan itu?" Tanya Aini panik.
"Dokter. Kamu berarti tahu jika sekarang kamu sedang hamil kan? Kenapa tak mengatakannya padaku Ni? Dia anakku bukan?" Tanya Adit lagi dengan penuh perhatian.
Aini hanya diam, dan lalu membuang muka dari Adit.
"Aku panggil dokter dulu."
Adit pun memanggil dokter yang tadi menangani Aini. Adit bersikap sangat lembut dan penuh perhatian pada Aini. Ia benar-benar terlihat seperti seorang suami bagi Aini. Bahkan dokter tidak curiga sama sekali pada Adit yang berbohong dan mengaku bahwa ia adalah suami Aini.
"Ayo ikut aku!" Ajak Adit setelah ia selesai menyelesaikan administrasi Aini.
"Maaf Pak, saya tidak bisa. Saya harus kembali ke rumah makan." Jawab Aini sekenanya.
"Tidak! Kamu harus ikut aku pulang sekarang. Aku akan bertanggung jawab."
"Apa? Tapi,,"
"Tak ada penolakan. Aku akan bertanggung jawab padamu. Karena dia adalah anakku. Benar bukan?"
"Bukan. Dia bukan anak Bapak." Sahut Aini datar sambil menatap lurus ke arah jalan raya.
Aini masih belum menjawab pertanyaan Adit tentang anak siapa yang ada dalam kandungannya. Tapi Adit sangat yakin, itu adalah hasil dari benih yang ia titipkan pada Aini malam itu.
"Benarkah?" Cibir Adit santai.
"Tentu. Ini bukan anak Bapak." Jawab Aini getir.
Aini sangat yakin, jika ia tak akan mendapat restu dari Suharti jika ia mengaku bahwa ia sedang hamil cucu kandungnya. Mengingat, Suharti sangatlah pemilih mengenai calon menantunya. Dan ia sangat mementingkan bibit, bebet, bobot dari sang calon menantu. Yang itu, jelas tidak ada pada diri Aini.
"Kalau begitu, mari lakukan tes DNA! Kita sedang di rumah sakit sekarang." Tawar Adit santai.
Aini langsung kelabakan. Ia tak akan bisa mengelak lagi jika sampai Adit melakukan tes DNA pada janin yang ada dalam rahimnya. Karena memang, janin yang ada dalam kandungan Aini adalah anak Adit.
Adit menyadari kegugupan Aini. Ia segera menggandeng tangan Aini dan membawanya ke mobil. Hati Adit sedang sangat bahagia saat ini. Ia benar-benar akan memi…
Perjalanan Hati Aini
Masa Lalu Part 3
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Jani Moetia
Dah ahhh...tinggalin aza Adit, biar tahu rasa. Adit ga tulus mencintaimu Ni
2022-07-29
1
Anonim
itu bukan cinta cinta tpi obsesi,,,,
2022-07-21
1