Ardi dan Aini berjalan dengan santai menapaki lorong yang ada di pengadilan. Mereka bersama dua pengacaranya baru saja menyelesaikan sidang pertama untuk kasus penculikan Aini.
"Mas,," Panggil Aini disela langkahnya.
"Iya, Sayang." Jawab Ardi penuh perhatian.
"Apa aku bisa menemui mbak Ratri sebentar?" Tanya Aini sedikit ragu.
Ardi segera menghentikan langkahnya. Dan itu juga membuat Aini pun menghentikan langkahnya.
"Kenapa kamu ingin menemuinya?" Tanya Ardi datar, tanpa menatap Aini.
"Aku ingin menanyakan beberapa hal padanya, Mas. Mas bisa menemaniku jika berkenan."
Ardi terdiam. Ada seberkas rasa cemburu yang menghampiri Ardi. Rasa cemburu pada laki-laki yang menyandang status sebagai mantan suami Aini.
Mengapa demikian? Karena, secara tidak langsung, jika Aini teringat pada Ratri, ia juga pasti teringat pada Adit. Apalagi, Adit kini sudah mengetahui kebenaran tentang Aini. Yang tidak menutup kemungkinan, mantan pasangan suami istri itu, hubungannya akan membaik dan bahkan akan kembali dekat. Dan Ardi tidak mengharapkan hal itu pastinya.
Di belakang Ardi dan Aini, Handoko baru saja menerima panggilan dari seseorang. Ia lalu mendekati Ardi untuk mengatakan sesuatu. Ia sedikit berbisik pada Ardi.
"Pengacara pak Adit dan bu Ratri baru saja menghubungiku. Dia mengatakan, bahwa pak Adit ingin menemui bu Aini, Pak." Bisik Handoko.
Hati Ardi makin terbakar cemburu tanpa alasan yang jelas. Ia tidak menyangka, hal itu terjadi begitu cepat.
"Tidak hari ini." Jawab Ardi datar.
Ardi lalu melanjutkan langkahnya begitu saja. Ia bahkan meninggalkan Aini yang masih menunggu jawaban permintaannya tadi.
Aini lalu bergegas mengikuti langkah Ardi. Langkah kaki jenjang Ardi, membuat Aini kesulitan mensejajari langkah Ardi. Tapi ia tahu, hati Ardi sedang tidak baik saat ini. Jadi, ia memilih untuk tidak banyak bicara.
Sepanjang perjalanan pulang, Ardi dan Aini tetap lebih banyak diam. Bahkan hingga malam tiba, Ardi banyak berdiam diri di kamarnya. Ia benar-benar tidak seperti biasany…
Perjalanan Hati Aini
Cemburu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Meyristha Avrilia Meymey
aduddududuhh awas nnti kebablasan ardii
2022-11-23
1
halimah imah
terkadang hal sederhana.mampu membawa kita pada bahagia tanpa kita sadari hal itu sering terjadi,jangan pernah lupakan bahwa sejatinya bahagia itu dekat sekali,namun terkadang kita yg sibuk mengejar bahagia yg ada malah luka
2022-11-23
2
MIKU CHANNEL
jangan aneh2 Ardhi, halalin dulu baru minta yg lebih,
2022-11-23
1