Langit nampak murung pagi ini. Suara kicau burung pun nyaris tak terdengar. Tergantikan oleh suara tetesan-tetesan air dari Sang Maha Kuasa. Retesan-tetesan air, yang akan menjadi sumber kehidupan bagi semuanya.
Dua hari sudah Aini pulang dari rumah sakit. Dan dua hari sudah pula, ia mennemani Niken di rumah sakit menjaga Kenzo, jika siang hari. Dan jika malam hari, Aini akan berada di rumah. Bersama putra pertamanya, Umar.
Umar pun juga sudah menjenguk Kenzo lagi di rumah sakit kemarin sepulang sekolah. Ia lalu pulang bersama Aini saat sore tiba. Dan jika malam, pastilah giliran Ardi yang menjaga Kenzo.
Agenda Ardi jadi bertambah selama Kenzo di rumah sakit. Ia bahkan juga belum pulang ke rumah semenjak Aini juga dirawat di rumah sakit. Karena jika siang Ardi harus bekerja, dan saat malam, ia harus menemani putra sulungnya di rumah sakit.
Jika ditanya apa Ardi lelah? Jelas, dia lelah. Apalagi setelah operasi dan Aini juga masih harus dirawat. Sungguh hari yang berat bagi Ardi. Bagaimana ia harus bisa membagi waktunya untuk Aini dan Kenzo, tanpa harus membuat Kenzo curiga.
Ditambah lagi, perasaan cemas dan khawatir dengan hasil dari operasi putranya yang masih dievaluasi oleh sang dokter. Meski operasi berjalan lancar, tapi hasil operasinya masih menunggu seiring berjalannya waktu.
Kemarin, Kenzo minta dibuatkan camilan oleh Aini. Meski bukan hal baru bagi Aini, tapi karena hal itu, Aini harus menyambangi pasar untuk membeli beberapa bahannya. Karena memang, tidak tersedia di rumah Ardi.
Aini baru saja selesai bersiap untuk ke pasar pagi ini, setelah Umar berangkat sekolah. Tapi tiba-tiba, ponselnya berdering. Ia tersenyum kecil melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
"Assalamu'alaikum. Iya, Mas?" Sapa Aini sangat ramah.
"Wa'alaikumussalam. Kamu sedang apa, Sayang?" Sahut orang di seberang telepon, yang tak lain adalah Ardi.
"Mau ke pasar, Mas. Kenzo kemarin minta dibuatin dadar gulung. Aku harus beli kelapa ke pasar. Ada apa?"
"Sama siapa? Pak Prapto baru nga…
Perjalanan Hati Aini
Reno
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Anonim
hadeuhhh AQ yg dergdeg,,,
pensran slnjutnya gmn yaaamsrahnya p'ardi??
2022-09-02
2
Sulfia Nuriawati
aini keras kepala, ardinya lamban bertindak jd sll dan sll jatuh korban, ardi g blh jg sll menyalahkan reno cs, d sini andil ardi ckup bsr, karna oliv sll d perlalukan dg g baik , cb pancing oliv dg cr hslus pasti kena🤔🤔🤔
2022-09-02
2
Reader
belanjanya pa ga biiiiisa, minta tolong ART bu siapa tuuuh??
2022-09-02
2