"Mas? Udah pulang?" Bingung Aini, saat melihat Ardi memasuki kamar.
Ardi tersenyum pada Aini. "Aku rindu padamu, Sayang."
"Mas ini, ada-ada saja." Jawab Aini dengan pipi yang sedikit merona.
Aini lalu menghampiri Ardi dan menerima tas kerja Ardi. Ardi pun melepaskan jas kerjanya.
"Kemarilah, Sayang!" Panggil Ardi, setelah Aini meletakkan tas kerja Ardi.
Aini pun menuruti Ardi. Ia segera duduk dan bersandar di bahu Ardi dengan manja.
"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Ardi segera.
"Baik, Mas. Aku hanya tiduran dan ngobrol dengan mama sejak tadi. Tapi mama tadi dipanggil papa, jadi beliau turun." Jujur Aini.
Ardi berpikir sejenak, sembari merangkul dan mengusap lembut kepala Aini.
"Kemarin, Gilang bilang padaku, untuk memeriksakan kondisi tubuhmu secara keseluruhan." Ucap Ardi perlahan.
"Terserah Mas saja." Jawab Aini manja.
"Gilang belum bisa memastikan kondisimu kemarin. Jadi, dia memintaku untuk memeriksakan kondisimu secara keseluruhan jika sudah lebih baik."
Aini mengangguk manja. Ardi pun lega, karena Aini menurut begitu saja tanpa membantah atau sekedar bertanya. Ia lalu memeluk Aini dengan gemas.
"Terima kasih, Sayang."
"Untuk apa, Mas?"
"Semuanya."
Aini tidak menjawab apapun. Ia memilih membalas pelukan Ardi dengan erat.
"Bersiaplah! Aku sudah membuat janji dengan Gilang dan rekannya. Kita akan ke rumah sakit." Pinta Ardi, seraya melepaskan pelukannya.
Aini pun mengangguk patuh. Ia lalu berdiri dan mengambil tas tangannya.
Dalam hati Aini, ia juga ingin tahu bagaimana kondisinya. Dan alasan kenapa ia kemarin bisa sampai mendadak pingsan. Jadi, ia jelas menuruti permintaan Ardi.
Setelah berkendara sekitar empat puluh menit, Ardi dan Aini tiba di rumah sakit dimana Gilang praktek. Ia segera menghubungi Gilang, untuk menanyakan ruang periksa yang harus ia kunjungi.
Gilang dan dua rekannya yang juga berprofesi sebagai dokter, sudah menunggu kedatangan Ardi dan Aini. Aini pun segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Setiap hal yang terjadi, pasti memiliki hikmah…
Perjalanan Hati Aini
Nakalnya Bumil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Ina Ijal
akhirnya up juga walopun 1 bab, semangat terus ya dan semoga sehat selalu aamiin
2023-11-14
1