Pagi menyapa para penduduk bentala. Menyapa setiap raga dengan cara yang sama, tapi terasa berbeda bagi setiap jiwanya.
Aini pagi ini kembali menyiapkan sarapan untuk semua orang. Ia sudah terbiasa dengan kegiatan pagi. Apalagi, ia tak bisa berleha-leha begitu saja di rumah orang yang sudah begitu baik padanya. Begitu pemikiran Aini.
Hari ini, Aini sudah menempati kamar barunya. Kamarnya berada di lantai satu. Bersebelahan dengan kamar Tika. Sedang kamar Sri dan Prapto, suami Sri sekaligus tukang kebun di kediaman Ardi, berada di seberang kamar Aini dan Tika.
Aini akhirnya diijinkan menempati kamar ART yang kosong di lantai satu. Sedang Umar, tetap berada di kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Kenzo. Itu keputusan Rama dan Niken.
Suara bel di pintu utama, mengalihkan perhatian Aini yang baru saja turun, setelah selesai membantu Umar dan Kenzo bersiap untuk sekolah. Ia pun dengan langkah santainya, berjalan menuju pintu untuk membukakannya.
"Pagi!" Sapa seorang wanita cantik yang berada di depan pintu.
"Iya, selamat pagi." Jawab Aini ramah.
Aini memperhatikan wanita di hadapannya. Wanita cantik dengan tubuh tinggi semampai, rambut hitam panjang yang dikucir tinggi dan rapi. Serta tubuh proporsional dengan kulit putih mulus, dan kaki yang jenjang nan indah.
Tak lupa, sebuah dres ketat berwarna navy selutut dan berlengan pendek, begitu terlihat pas di badannya. Dan juga high heels sepuluh senti berwarna senada dengan dres dan tas tangannya, terlihat begitu pas di segala sisi. Membuat penampilannya nyaris paripurna.
"Anda? Ingin bertemu dengan siapa?" Tanya Aini ramah.
"Kamu kan, wanita yang ada di pemberitaan itu?" Ucap wanita itu, setelah sedari tadi memperhatikan Aini dengan seksama.
"Pemberitaan?" Tanya Aini bingung.
"Iya. Calon istri Ardi." Jawabnya sedikit meledek.
Aini memang menjadi bahan pembicaraan beberapa orang dalam dua hari terakhir. Apalagi kalau bukan karena ulah Ardi saat di rumah Adit kemarin, yang dengan jelas mengatakan bahwa Aini adalah calon is…
Perjalanan Hati Aini
Tamu Tak Diundang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments