"Yasudah, aku tutup dulu ya!"
"Iya, Bu."
"Terima kasih, ya Na."
"Iya, Bu. Sama-sama."
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam."
Sambungan telepon itu segera berakhir. Niken segera menoleh pada suaminya yang sedang duduk menemaninya menghubungi Aini sejak tadi.
"Gimana, Pa? Bagus nggak akting Mama?" Tanya Niken segera.
"Akting apaan, Ma? Orang cuma teleponan gitu." Cibir Rama.
"Ya kan itu juga akting. Kan Mama juga butuh penghayatan dan keseriusan supaya Ratna percaya."
"Istriku tersayang. Ardi yang jelas terbiasa dengan tingkah kita saja, bisa cemburu dan kesal karena rencana Mama kemarin. Apalagi Ratna yang baru mengenal kita beberapa hari? Dan lagi, Mama kan juga cuma lewat telepon, nggak langsung berhadapan."
"Tapi kan Mama juga berusaha serius, Pa."
"Iya. Istriku kan emang pinter dalam hal yang satu itu."
Niken tersenyum bangga dan manja setelah dipuji oleh suaminya. Ia pun segera mendaratkan punggungnya ke sandaran sofa dan menghembuskan nafas lega.
Ah iya, Niken kembali menjalankan rencananya untuk membuat Aini menjadi menantunya. Ia juga secara tidak langsung membantu Ardi agar mendapat restu dari Ratna.
Niken sengaja menelepon Aini dan meminta berbicara pada Ratna. Ia sengaja menunjukkan rasa kesal dan acuhnya pada Ardi karena sempat mengecewakan Aini, agar Ratna sedikit terpengaruh. Ia juga sengaja mengatakan bahwa Rama akan meminang Aini jika Ardi gagal mendapat restu, demi sedikit memaksa Ratna untuk memberikan restunya pada Ardi.
Karena sangat kecil kemungkinan bagi Ratna untuk memberikan restu bagi Rama untuk menikahi Aini. Ratna jelas akan berpikir berulang kali untuk menikahkan adik tersayangnya pada seorang laki-laki beristri yang usianya sangat pantas menjadi ayahnya.
"Menurut Papa gimana? Apa Ratna akan kasih restu ke Ardi?" Tanya Niken ragu.
"Ratna itu sangat menyayangi Aini. Papa yakin, dia cuma ingin Aini bahagia."
"Kalau Ratna tetap tidak memberikan restunya?"
"Kita pasrahkan pada Yang Maha Kuasa, Ma."
"Mama nggak mau menantu lain, Pa. Kasihan K…
Perjalanan Hati Aini
Di Rumah Imron Part 1
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Anah Setiana
gemes deh sama ardi dan aini bacanya sambil senyum2
2023-01-26
1