Pagi yang cerah menyapa. Suara-suara alam, saling bersahutan menyambut sang mentari yang mulai menampakkan sinar hangatnya. Tetes demi tetes embun, pun ikut menyambut dengan segala kesejukannya.
Seperti hari sebelumnya, malam tadi, Aini ditemani oleh Ardi di rumah sakit. Imron dan Ratna diminta beristirahat di rumah oleh Ardi. Mereka semalam pulang bersama Umar dan Kenzo, setelah melepas rindu dengan Aini.
Pagi ini, Aini berusaha untuk mandi sendiri di kamar mandi. Meski sebenarnya, ia masih kesulitan untuk berjalan ke kamar mandi. Tapi, seorang perawat membantunya untuk berjalan ke kamar mandi dan mengoleskan obat di punggung Aini yang terluka.
Setelah selesai, giliran Ardi yang menyegarkan diri. Mereka lalu sarapan secara bergantian. Karena Ardi ingin memanjakan Aini pastinya. Jadi, Ardi menyuapi Aini terlebih dahulu. Barulah ia sarapan, dengan apa yang ia beli melalui layanan pesan antar.
"Jalan-jalan yuk, Sayang!" Ajak Ardi antusias.
"Memang boleh, Mas?" Sahut Aini ragu.
"Kenapa nggak boleh? Kita hanya jalan-jalan di bawah."
"Tapi, aku masih kesulitan berjalan, Mas."
"Kan bisa pakai kursi roda. Sebentar, aku mintakan ke perawat!"
Ardi pun segera meminta perawat membawakan kursi roda untuk Aini. Tak lama, seorang perawat tiba dengan kursi roda yang diminta Ardi. Ardi lalu membantu Aini turun dari ranjang dan duduk di kursi.
Aini sedikit meringis kesakitan. Karena tanpa sengaja, Ardi menyentuh luka di punggungnya yang belum sembuh.
"Eemmhh!" Aini memejamkan matanya begitu dalam.
"Kenapa, Sayang?" Tanya Ardi panik.
"Nggak papa, Mas." Sahut Aini sedatar mungkin, setelah ia membuka mata.
Ardi menatap tubuh Aini yang ia pegangi. "Apa aku menyentuh lukamu?"
"Nggak papa, Mas. Hanya sakit sedikit." Bohong Aini.
"Maaf, Sayang! Aku tidak sengaja." Sesal Ardi.
"Iya, Mas." Jawab Aini, seraya membenarkan posisi duduknya.
"Jalan-jalannya, kita tunda dulu aja ya! Aku nggak mau kamu kesakitan lagi nanti." Pinta Ardi perhatian, setelah ia berada di depan Aini, dengan posisi seten…
Perjalanan Hati Aini
Obrolan Pagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Uthie
Enaknya sihhh dibalasin dulu setiap Luka yg Aini dapat 🤨😡
Kalau dipenjara mahhh, cm dikurung doang... gak ada penyiksaan dari polisi...
lebih baik Ardi siksa dulu mereka seperti mereka menyiksa Aini 😡
2022-11-04
2
MIKU CHANNEL
bnr yg Ardi katakan, mereka hrs mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, agar mereka bisa merenungi apa yg mereka lakukan itu tdklah baik, mereka tlh memperlakukan manusia seperti hewan, mungkin dgn cara ini bisa menyadarkan hati mereka yg membatu
2022-11-04
1
Enny Trisna
Terkadang kita harus selalu berbesar hati dalam menghadapi orang-orang yang sebenarnya tidak tahu apa2 tentang hidup kita tapi merasa tahu segalanya
2022-11-04
1