Sore hari pun tiba, Siska yang lebih memilih datang dengan Om Irfan. Dan kedatangan mereka berdua pun di susul oleh Rendy dan juga Dokter Nadia.
Dokter Nadia tidak pernah menyangka jika dirinya bisa bertemu kembali dengan Irfan terlihat wajah mereka berdua seperti malu-malu saat saling bertatapan.
"Wah, kita datang dengan saling berpasangan yaa."
Rendy menarik tangan Siska agar mendekati dirinya, dan Dokter Nadia mengabaikan perkataan Rendy.
"Rendy jaga ucapan kamu, jangan sampai Dokter Nadia merasa tidak nyaman dengan perkataan kamu itu."
Siska yang merasa kesal dengan sikap Rendy dia pun memilih untuk langsung masuk bersama dengan Dokter Nadia.
Kedatangan Dokter Nadia pun langsung di sambut hangat oleh Miranda.
"Akhirnya kamu datang juga Nadia, senang sekali kita bisa bersama-sama kembali."
Miranda pun begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Irfan dan juga Rendy yang hadir.
"Wahhhh, sebuah kejutan yang sangat luar biasa sekali. Ternyata banyak sekali yang datang ke sini."
Irfan dan Rendy pun berjalan menghampiri Miranda.
"Di mana Aliyaa,? apakah kondisi nya sudah pulih seperti biasanya?."
Tanya Irfan dengan wajah yang begitu menghawatirkan kondisi Aliyaa.
"Aliya ada di kamar sebentar yaa, nanti saya panggil kan. Lebih sekarang kalian semua langsung duduk di meja makan dengan makanan yang sudah di siapkan."
Miranda berjalan menuju ke kamar Aliyaa, dan Dokter Nadia pun mulai berani berbicara.
"Apakah ini pertanda jika Miranda sudah seperti dulu lagi,? dia peduli kembali dengan Aliyaa?."
Pertanyaan Dokter Nadia seperti yang di pikirkan juga oleh Irfan.
"Yaa, aku pun berpikir ke sana. Semoga saja ini pertanda bahwa mereka berdua akan bersama kembali dengan kasih sayang."
Rendy melirikan mata nya kepada Siska, dia yang seperti merindukan sekali Siska.
Merasa dirinya di perhatikan oleh Rendy. Siska lebih memilih untuk fokus pada handphone nya.
Miranda mengetuk pintu kamar Aliyaa, dia ingin sekali Aliyaa segera ke turun.
Tapi ketukan pintu itu tidak ada balasan suar…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *122*
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments