Siska tidak tahu harus bagaimana lagi dia merasa sangat binggung sekali, Siska ingin melihat Rendy tapi dia juga tidak mau sampai bertemu dengan Mama nya Rendy.
Dokter Nadia masuk ke dalam kamar dia melihat Siska yang sedang melamun sambil memegang handphonenya nya, dan Dokter Nadia merasa jika Siska yang sudah mengetahui semuanya tentang Rendy.
Dokter Nadia pun duduk di samping Siska, dan Siska pun langsung menghapus air mata nya.
"Siska, sepertinya kamu sudah mengetahui semuanya tentang Rendy. Jika kamu ingin pergi ke sana ayo Dokter temani karena Dokter tidak mau terjadi sesuatu dengan kandungan kamu yang masih muda ini."
Siska pun melirikan mata nya kepada Dokter Nadia.
"Tapi aku tidak mau Rendy dan Tante Kania mengetahui tentang kehamilan ku ini, karena aku tidak mau aku sebut memanfaatkan kesempatan ini."
Dokter Nadia pun mengikuti apa yang di inginkan oleh Siska.
"Baiklah Siska, sekarang kamu bersiap-siap yaa untuk pergi ke Rumah Sakit. Dokter tunggu kamu di depan yaa di dalam mobil."
Dokter Nadia pun keluar dari kamar Siska dan Siska pun bersiap-siap untuk pergi dengan memakai switer yang lumayan tebal.
"Walaupun perut ku masih datar tapi aku tidak mau sampai mereka mencurigai nya."
Merasa sudah nyaman dengan penampilan nya, Siska pun keluar dan berjalan menuju ke mobil Dokter Nadia.
Siska langsung masuk ke dalam mobil dan Dokter Nadia memperhatikan penampilan Siska yang seakan menutupi perutnya.
"Kamu jangan jauh-jauh yaa dari Dokter, pokoknya kamu harus dekat terus jangan sampai ada yang menyentuh mu."
Siska pun menganggukkan kepalanya, di perjalanan Dokter Nadia pun menyempatkan diri untuk membeli buah-buahan untuk di bawakan ke sana.
"Nanti kamu yang berikan kepada Rendy yaa, simpan saja di pinggir nya dan tidak usah berkomunikasi dengan Kania."
Dokter Nadia pun benar-benar ingin menjaga perasaan Siska karena jika Siska sedih itu bisa berpengaruh terhadap kandungan nya.
"Siska bagaimana dengan pekerjaan mu di Om Irfan,? kamu di tempat kan posisi apa?."
S…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *181*
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments