Aliya yang selesai mengerjakan tugas-tugas nya dia begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar gerbang rumah nya yang terbuka.
Dia langsung membuka gorden jendela kamar nya dan melihat ternyata Fabian yang kembali datang ke rumah.
Aliya pun memilih untuk diam di dalam kamar, dan ternyata Fabian tidak masuk ke kamar utama dia lebih memilih untuk tidur di kamar ke dua.
"Dia masih marah dengan ku, itu tandanya dia lebih memilih wanita itu dia membela dan mempertahankan nya."
Aliya merasa pikiran sangat kacau sekali dan dia merasa program kehamilan nya akan gagal jika kondisi seperti ini terus.
"Lebih baik besok aku bertemu dengan Dokter El-Rivan, karena aku tidak mungkin bisa melakukan program kehamilan jika pikiran ku yang seperti ini."
Aliya pun memilih untuk mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada Dokter El-Rivan.
*Dokter, aku kita membicarakan sesuatu. Bisakah Dokter bertemu dengan ku di suatu tempat*
Aliya langsung menghapus pesan tersebut karena tidak mau ketahuan oleh suaminya.
"Semoga saja Dokter Rivan langsung membalas pesan ku ini agar aku bisa langsung menghapus nya."
Aliya menyenderkan tubuhnya ke bantal hingga akhirnya dia pun tertidur dengan tangan memegang handphone.
Fabian merasa kedinasan dia ingin mengambil selimut yang lebih tebal di kamar Aliyaa.
Fabian merasa jika Aliyaa yang sudah tertidur pulas, dia pun pelan-pelan masuk ke dalam.
Fabian melihat Aliyaa yang sedang mengerjakan tugas-tugas kuliah nya.
"Di saat bertengkar seperti ini dia masih bisa mengerjakan tugas sebanyak ini."
Ketika Fabian mau mengambil selimut tersebut dia mendengar getaran handphone Aliyaa.
Fabian pun langsung melihat karena handphone yang di pegang oleh Aliyaa.
*Baiklah kita bertemu di Restoran dekat rumah sakit saja*
Fabian membaca dan dia memilih untuk menyimpan kembali selimut tersebut.
"Ketemuan dengan siapa Aliyaa, di dekat rumah sakit mana Restoran itu."
Fabian pun memilih untuk keluar dari kamar Aliyaa dia tidak mau Aliyaa mengetahui nya.
"Aku tidak bisa melihat n…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #207#
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments