Aliya lebih memilih untuk pergi meninggalkan Rendy begitu saja dan ternyata Fabian memperhatikan mereka berdua.
Melihat Aliyaa yang sudah pergi Fabian pun menghampiri Rendy, dan Rendy masih memegang kepalanya.
Fabian menarik tangan Rendy untuk berjalan menuju ke rumah nya.
"Duduklah akan ku bawakan minuman untuk mu."
Rendy masih saja memegang kepala nya dia kelihatan seperti sangat kesakitan sekali.
Rendy meminum minuman yang di berikan oleh Fabian kepada nya.
"Apa yang membuat kepala mu sakit,? apakah kamu mengingat sesuatu tentang Siska."
Rendy begitu sangat terkejut sekali ketika Fabian yang menyebutkan nama Siska kepada nya.
"Siska dia sudah hamil dan dia sudah mempunyai pasangan tapi kenapa Aliyaa nanti siang mengajak ku untuk bertemu dengan Siska di Restoran pekerjaan nya."
Fabian pun seketika dia langsung terdiam ketika mendengar perkataan dari Rendy, lalu apakah pesan tersebut dari Rendy.
"Jadi semalam yang mengirimkan pesan kepada Aliyaa itu adalah kamu,? tapi kenapa kamu meminta untuk bertemu di Restoran dekat Rumah Sakit."
Rendy merasa bingung dengan pertanyaan dari Fabian.
"Aku ketemuan di Restoran Om Irfan, bukan Restoran dekat Rumah Sakit."
Fabian pun menyadari jika Aliyaa memang akan bertemu dengan seseorang lain.
"Dari pada harus menunggu nanti siang, lebih baik kamu datang saja sekarang ke Restoran Irfan kamu tidak lupa kan dengan alamat Restoran tersebut."
Rendy keluar dari rumah nya tanpa sepengetahuan Mama nya karena Mama nya yang melarang dia untuk mengendarai mobil terlebih dahulu karena dia yang sudah mengalami kecelakaan.
Perban luka pun masih menempel sehingga Rendy merasa jika dirinya harus melawan rasa trauma nya.
"Baiklah, aku akan segera ke sana sekarang juga. Terimakasih banyak atas saran nya."
Rendy pun pergi meninggalkan Fabian dia akan menuju ke Restoran Om Irfan.
Fabian masih terdiam dan merenung Restoran Rumah Sakit mana yang akan dia datangi.
Handphone Fabian berdering kencang panggilan telephone masuk dari Miranda karena sekarang…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #208#
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments