~ Keesokan harinya ~
Siska bersiap untuk berkerja di hari pertama nya, dia begitu sangat bersemangat sekali.
"Ayo Siska semangat, kamu harus segera keluar dari rumah ini dan mencari rumah untuk kamu tempati."
Siska berpamitan dengan Dokter Nadia untuk pergi bekerja.
"Mulai sekarang kamu panggil ibu saja yaa tidak usah Dokter, dan sekarang Ibu yang akan mengantarkan kamu untuk pergi ke Restoran tempat kerja kamu."
Dokter Nadia langsung menarik tangan Siska dan dia sudah menyiapkan bekal untuk Siska makan di jalan.
"Bu, padahal tidak usah sampai diantarkan segala aku bisa sendirian pergi nya. Ini sangat merepotkan sekali untuk ibu yang harus nya beristirahat di rumah."
Dokter Nadia mengabaikan perkataan Siska dia langsung membuka pintu mobil nya.
"Kamu sudah membawa vitamin dan obat penambah darah dari Dokter kan,? obat penambah darah harus di minum yaa setia hari."
Siska pun memeriksa ulang di dalam tas nya.
"Sudah lengkap semuanya Bu, semua sudah ada di dalam tas."
Dokter Nadia pun menjalankan mobil nya menuju ke Restoran Om Irfan.
"Bu, saya lihat Ibu dan Om Irfan itu cocok deh Bu."
Perkataan Siska membuat Dokter Nadia merasa sangat terkejut sekali.
"Cocok dari apa Siska, kamu melihat dari sisi mana nya."
Siska pun tersenyum manis kepada Dokter Nadia.
"Kalian berdua yang sama-sama dewasa sudah bukan lagi untuk berpacaran lebih baik langsung menikah saja secepatnya."
Dokter Nadia langsung tertawa ketika mendengar perkataan Siska.
"Menikah itu untuk satu kali seumur hidup, bukan untuk se hari dua hari. Tidak semudah itu menentukan untuk segera menikah."
Siska pun terdiam ketika mendengar perkataan Dokter Nadia, dia pun merasa sangat menyesali dengan apa yang sudah dia lakukan dengan Rendy.
"Seperti aku yaa Buu, wanita bodoh yang sampai seperti ini."
Dokter Nadia langsung memberhentikan mobilnya.
"Ini sudah terjadi walaupun di sesali akan tetap seperti ini, jadilah ibu yang kuat untuk anak yang ada di dalam kandungan mu ini."
Dokter Nadia melanjutkan perjalanan nya yan…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *189*
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments