Veronica pun menutupi bagian bawah nya dengan jas tersebut dan dia merasa sangat malu sekali.
"Fabian, kenapa kamu berada di sini. Kenapa kamu tidak menghampiri istri mu di Rumah Sakit dia sangat butuh kamu loh."
Fabian terdiam ketika mendengar pertanyaan dari Veronica dia terlihat begitu sangat terpukul sekali dengan kisah kehidupan nya.
"Fabian kamu jangan seperti ini, kamu harus menjadi suami yang bertanggung jawab. Kenapa kamu hanya diam di tempat seperti ini."
Veronica mulai emosional melihat Fabian yang hanya diam tidak bergerak.
"Veronica, jika aku tidak bersama lagi dengan Aliyaa. Seperti nya aku akan pergi untuk mencari pekerjaan yang lain."
Veronica begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Fabian kepada nya.
"Fabian, kenapa kamu harus sampai berbicara seperti itu. Kamu akan berpisah dengan istri mu di saat dia sudah melawan penyakitnya hah,? kamu tega sekali Fabian kamu tidak mempunyai hati nurani."
Fabian semakin tidak tahu arah dan tujuan hidupnya.
"Fabian, jangan seperti itu. Banyak orang lain yang bisa bahagia hanya karena mereka yang hidup hanya berdua. Karena cinta mereka yang kuat, masalah keturunan kalian bisa melakukan banyak cara dengan bayi tabung atau dengar adopsi anak."
Veronica tidak akan pernah membiarkan Fabian meniggalkan Aliyaa karena dia juga seorang wanita yang pasti akan sakit hati jika di tinggalkan begitu saja oleh seorang lelaki yang dia sayang.
"Bukan dengan permasalahan keturunan tapi kenapa Aliyaa harus menyembunyikan semua ini dari ku dan lebih percaya dengan lelaki lain, apakah karena aku yang hanya pekerja biasa yang tidak punya harta kekayaan yang banyak sehingga dia lebih memilih meminta bantuan pada lelaki lain."
Veronica mengetahui orang yang di maksud dengan Fabian itu adalah adik lelaki nya Rendy.
"Mungkin karena Aliyaa berpikir jika dia yang tidak mau membuat suami nya panik, apalagi ini permasalahan sistem reproduksi. Yang di mana mungkin kamu yang menginginkan sekali Aliyaa untuk hamil dan itu pasti m…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *152*
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments