Siska melamun ketika perjalanan pulang menuju ke rumah Dokter Nadia, dan Dokter begini sangat tidak tega melihat nya.
"Siska, hari ini saya ada jadwal praktek mungkin langsung bersiap untuk pergi ke Rumah Sakit. Sedangkan kamu sedang sedih seperti ini saya tidak tega meninggalkan kamu sendirian di rumah."
Siska merasa sikap nya yang membuat Dokter Nadia merasa sangat menghawatirkan nya.
"Aku baik-baik saja Dok, sudah jangan seperti ini. Dokter bertugas saja biarkan aku sendirian di kamar karena besok aku yang mulai berkerja dan tidak akan merasa kesepian seperti ini."
Mereka berdua pun akhirnya sampai di rumah dan Dokter Nadia memberikan buku untuk Siska.
"Siska ini adalah buku-buku tentang kehamilan, lebih baik kamu baca saja yaa. Supaya kamu tidak merasa jenuh dan sedikit melupakan apa yang telah terjadi."
Siska mengambil dua buku tersebut.
"Terimakasih banyak Dokter Nadia."
Ketika Siska yang mau keluar dari mobil nya, handphone pun berdering kencang sekali.
Dan dia melihat jika itu adalah panggilan telephone masuk dari Aliyaa.
Siska lebih baik untuk memasukkan handphone kembali ke dalam tas nya.
"Siapa yang menelephone mu Siska,? apakah Kania yang menelephone mu?."
Siska menggelengkan kepalanya berkali-kali.
"Bukan Dokter tapi Aliyaa, biarkan saja aku sedang tidak ingin banyak bercerita."
Siska pun berjalan menuju ke kamar nya dengan wajah sedih nya.
"Apakah Siska melakukan ini semua karena dia yang ingin menjaga perasaan Aliyaa yaa, karena dia yang sedang hamil tapi kenapa wajah Siska sedih sekali seperti itu."
Dokter Nadia pun memilih untuk bersiap-siap untuk pergi ke Rumah Sakit.
Siska masuk ke dalam kamar nya, lagi-lagi menangis kembali sambil memegang perut nya.
"Sayaaaaang, selalu kuat bersama dengan ibu yaa. Kita harus berjuang keras bersama-sama yaa biarkan hanya ibu saja yang peduli dengan kamu kamu abaikan orang-orang yang tidak menginginkan kehadiran mu."
Siska lebih memilih untuk membaca buku yang di berikan oleh Dokter Nadia.
"Sangat bermanfaat sekal…
Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *186*
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 316 Episodes
Comments