Minggu pagi yang cerah, secerah hati Arka yang akan di ajarkan oleh Pamannya naik motor. Pagi-pagi sekali Arka sudah datang ke kamar pamannya yang masih molor selepas Sholat subuh.
"Pamaaannn." teriak Arka di samping telinga Regar yang langsung menutup kupung nya dengan bantal.
"Oh, ya ampun Arka. Bisa gak jangan teriak-teriak, kupingku sakit ini loh.." ucap Regar kesal menatap Arka tajam, tapi yang ditatap justru malah cengengesan tanpa rasa takut.
"Makanya, udah pagi juga masih molor aja" jawab Arka
"Ayok, katanya mau ngajarin Arka naik. motor gimana sih paman..." lanjut Arka menarik tangan Regar.
"Woy-woy, bentar paman aja belum mandi." ucap Regar menarik tangannya dari genggaman Arka.
"Gak usah mandi lah." jawab Arka sekenannya, membuat mata Regar melotot sempurna. Ia meneloyor kepala keponakannya itu kemudian masuk ke dalam kamar mandi.
"Arka beresin kamar paman kalo mau di ajarin naik motor." teriak Regar dari dalam kamar mandi.
"Dasar, paman pemalas." rutuk Arka, namun ia tetap melakukan apa yang di perintahkan Regar.
"Buruan Paman, udah siang ini!" ucap Arka mulai kesal dan bosan menunggu pamannya.
"Sabar, baru juga jam 8, masih pagi." jawab Regar sambil membenarkan rambutnya. Arka hanya memutar bola matanya malas dan kesal, kemudian berjalan keluar mendahului Regar.
Hampir seharian sudah Regar mengajari Arka tanpa henti, dan akhirnya Arka bisa memahami dan sedang mencobanya sendiri. Regar yang sudah kesalpun duduk di pinggiran jalan sambil terus memperhatikan keponakannya yang sedang asik mengendarai motor miliknya, untungnya Arka dan Regar memiliki tinggi badan yang hampir sama sehingga Arka tidak begitu sulit menggunakn motor pamannya. Jalanan tempat mereka saat ini sedang sangat sepi, mungkin karena hari minggu jadi tak banyak kendaraan yang keluar dari pekarangan rumah masing-masing. Arka yang sedang bahagia-bahagianya bisa naik motor sendiripun terus memutari jalanan hingga beberapa kali, dan saat akan berbalik menuju pamannya duduk, tiba-tiba sebuah m…
Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Kecelakaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments