Hari terus berlanjut, begitupun dengan kehidupan setiap manusia yang masih berpijak di bumi.
Arka masih terus berusaha mendekatkan dirinya ada Wulan agar adiknya itu bisa menerima dirinya sebagai Kakak, namun Wulan masih belum bisa menerika Arka sepenuhnya karena rasa cinta yang ia miliki.
"Wulan.." panggil Arka, mereka sedang berangkat ke sekolah bersama karena tadi pagi Arka sudah datang ke rumah Papah Regar untuk menjemput adiknya itu dan akan mengantarnya sekolah terlebih dahulu.
"Hmm." Wulan hanya berdehem, ia masih merasa canggung saat bersama Arka.
"Kenapa diem?" tanya Arka, ya biasanya Wulan akan sangat cerewet jika bersamanya.
"Gak papa, lagi males ngomong aja.." jawab Wulan setengah jujur.
Arka diam, ia melirik Wulan yang ada di boncengannya dengan sedikit memutar kepalanya agar bisa melihat sang adik yang tetap diam jiga tak ingin berpegangan padanya.
"Pegangan dek!" ujar Arka
"Sudah.." Jawab Wulan, gadis itu memang sudah berpegangan tapi bukan pada Arka melainkan pada besi di belakang motor milik Arka.
"Pegangan sama Kakak, nanti kamu jatuh!" Arka masih mengingatkan adiknya, namun Wulan hanya menggelengkan kepala dan tetap berpegangan pada besi di belakangnya.
Arka menghentikan motornya secara mendadak hingga gadis itu terperanjat kaget dan tubuhnya menghantam punggung Arka.
"Kenapa?" tanya Wulan yang tak mengerti
"Pegangan yang benar, kalo gak Kakak gak akan jalanin motornya!" ucap Arka tegas, ia memutar sedikit badannya agar bisa menatap Wulan adiknya yang mengerutkan keningnya.
"Kan aku udah pegangan tadi!" jawab Wulan
"Bukan di situ, tapi sama Kakak.." ujar Arka menunjuk besi di belakanh Wulan dengan bibirnya
"Sama aja Arka, udahlah kita jalan lagi nanti aku terlambat!" pinta Wulan, namun Arka menggelengkan kepalanya dan tak ingin menuruti permintaan sang adik.
"Pegangan dulu sama Kakak, baru kita jalan lagi!" ucap Arka tegas menatap Wulan layaknya seorang Kakak yang khawatir jika adiknya itu jatuh dan terluka.
Wulan hanya bisa mendengus kesal dengan…
Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Di Antar Sekolah Oleh Kakak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments
Defi
Berat sih Wulan tapi tetap saja harus melupakan karena itu kakakmu
2023-03-28
0