Seperti yang sudah di perkirakan, Syakira yang terbangun saat jam menunjukkan pukul setengah enam pagi sangat panik karena hampir saja ia melewatkan waktu sibuhnya.
"Mas, bangun ayok gendong aku ke kamar mandi, lihat ini sudqh jam setengah enam kita harus sholat subuh.." ujar Syakira menggoyang goyangkan tubuh suaminya yang segera membuka matanya dan menatap istrinya yang masih terlihat kesal padanya karena kegiatan semalam.
Rangga bangun dan menggendong Syakira kedalam kamar mandi, mereka masindu bersama namun tak melakukannya lagi di sana karena waktu sholat sudah hampir lewat. Mereka berduapun melaksanakan sholat subuh berjamaah dan segera turun saat sarapan pagi.
Arka dan Habibi menahan senyuman mereka saat melihat Syakira yang turun dan berjalan tartatih karena ulah suaminya semalam, jika biasanya Arka akan bertanya kali ini ia terdiam karena sudah tahu penyebab sang Bunda sampaj seperti itu.
"Maaf Bunda gak ikut makan malam semalam." ujar Syakira duduk di sebelah Rangga yang sudah turun lebih dulu dan duduk di sana.
"Santai aja Tan.." jawab Habibi dengan senyumannya
"Syakira merasa malu sendiri sedangkan Rangga malah senyum senyum di atas penderitaannya, ia menatap suaminya tajam.
Syakira mulai mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya sedangkan Arka dan Habibi mengambil sendiri, mereka mulai makan dengan tenang dan lahap hingga selesai dan Syakira hendak membereskannya namun di tahan oleh Rangga.
"Udah biarkan Bibi saja sayang.." ujar Rangga lembut, ia tahu jika istrinya masih merasa sakit karena ulahnya. Syakira kembali duduk.
"Bunda, Papah Arka sama Habibi mau ke kamar dulu." izin Arka, ia masih merasa canggung dengan keadaan sang Bunda yang biasanya ia akan bertanya banyak hal saat melihat sang Bunda yang seerti ini.
"Ngapain di kamar, mending ikut Papah olahraga." sahut Rangga menatap Arka dan Habibi bergantian, namun yang di tatap malah salung menatap satu sama lain dan tersenyum.
"He he, gak Om olahraga kita beda.." jawab Habibi Arka mendelik dan menepu…
Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Usaha sang Ayah Kandung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments
Defi
Arka ternyata kamu anak peka ya juga, betul itu Ka biar Ayah Regar usaha yg keras demi meluluhkan hatimu putranya
2023-03-28
0