Satu minggu setelah nya, Wulan sudah bisa beraktivitas seperti biasa, ia pergi dan pulang bersama Arka dan terkadang bersama Habibi atau di jemput Papah Regar sebab Wulan masih bum di izinkan membawa kendaraan sendiri dan gadis itu setuju saja.
"Ok..." Wulan yang baru saja menerima telpon dari Kakaknya dan mengatakan jika pemuda itu tak bisa menjemput.
Wulan tersenyum, ia segera menghubungi seseorang setelah sambungan telpone antara dirinya dan Arka terputus. "Halo..." sapa Wulan lembut, ia tsrsenyum.
"Bisa jemput gak! Arka gak bisa jemput katanya?" tanya Wulan. Seketika wajahnya berseri saat seseorang yang ia telpone menyetujui permintaannya.
"Ok deh, gue tunggu! bay...." Wulan memutus sambungan telponenya, ia segera merapikan pakaian juga rambut barunya.
"Cantik..." puji Wulan untuk dirinya sendiri, gadis itu tersenyum malu malu saat melihat pantulan dirinya di cermin yang menampilkan dirinya yang begitu cantik dan imut apalagi tubuhnya mulai berisi kembali setelah ia di nyatakan benar benar sembuh dari kangker jantung yang ia derita.
Beberapa menit berikutnya jemputan Aulan datang, ia segera turun setelah di panggil Bibi. " Non, ada yang nyariin..." panggil Bibi dari balik pintu yang masih tertutup.
"Ya Bi, Wulan bentar lagi turun.." jawab Wulan sedikit berteriak. Ia menetralkan detak jantungnya juga rasa gugupnya terlebih dahulu dengan menatik nafas dalam lalu menghembuskan nya perlahan.
"Ok, gue ok..." ujar nya sekali lagi menghembuskan nafasnya pelan lalu tersenyum semanis mungkin.
Wulan turun dari tangga secara perlahan, ia sesekali melirik Pria di hadapannya dan kembali menatap tangga yang ia turuni sambil terus mengontrol detak jntung secara kegugupannya.
"Bi..." panggil Wulan berusaha setenang mungkin.
Habibi terpaku sesaat, ya pria itu terakhir kali bertemu Wulan saat gadis itu masih di tempat Dokter Karina dan sekarang gadis itu sudah berdiri di hadapannya.
"Biiii..." Wulan menepuk lengan Habibi hingga pemuda itu tersentak kaget dan sedikit memundurkan t…
Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Nembak Apa Melamar?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments
Diani
klo lama lama biasa nya suka di tikung😊😀
2023-05-20
0
Defi
Habibi gerak cepat aja nih sat set langsung melamar Wulan
2023-05-20
0