Arka tengah duduk melamun di dekat jendela kamarnya sambil melihat pekerja di rumah Papah Rangga yang sedang menyapu halaman rumah hingga bersih.
"Woy..." Habibi yang baru keluar dari kamar mandi dan melihat Arka sedang asik melamun membuat ia punya ide jahil untuk membuat sahabatnya itu kaget., dan yes dia berhasil..
"Astagfirullah Biiiii.." Arka memegang dadanya karena terkejut ia menatap tajam ke arah Habibi yang malah nyengir.
"He he he, masih melamun aja Brooo.." ujar Habibi ikut duduk di kursi dekat Arka.
Arka tak menjawab ia kembali menatap ke arah luar jendela dengan tatapan kosongnya.
"Masih mikirin Kalisa yang gak balik liburan?" tanya Habibi tangannya sedang sibuk membalas pesan masuk di handponenya.
"Hmmm.." Arka hanya berdehem tanpa menoleh
"Udah gak usah di pikirin ntar loe stress, yang ada nanti gue lagi yang di salahin Nyokap loe.." ujar Habibi tersenyum mencoba membuat lelucon agar sahabatnya bisa kembali tersenyum.
"Aku gak punya Nyokap, adanya Bunda.." jawab Arka tanpa ekspresi namun perkataannya membuat senyum Bibi kian melebar.
"Sama aja blo'on.." ujar Habibi, dan Arka yang memang tak suka jika di sebut Blo'on segera menoleh dan lagi menatap tajam pada Habibi.
"Aku gak blo'on, kalo kamu mungkin.." ujar Arka masih menatap Habibi yang malah nyengir kuda.
"Baiklah baiklah akulah yang blo'on, dan kamu yang paling pintar.." ujar Habibi mengalah seolah terpaksa mengatakan hal itu. Arka yang melihat Habibi malah tersenyum tipis dan menjitak kepala Hbibi yang langsung meringis
"Aduh, woy sakit kampret." lirih Habibi mengelus kepalanya yang terasa sakit karen Arka sengaja menjitaknya agak kuat. Arka semakin tersenyum membuat Habibi malah ikut tersenyum dan pada akhirnya mereka tertawa hanya karena saling pandang.
"Ha ha ha..." tawa mereka hingga terdengar sampai ke bawah membuat Syakira dan Rangga yang baru tiba di rumah dan mendengarnya nampak bingung.
"Eh, itu suara Arka sama Bibi kan ya Mas?" tanya Syakira pada suaminya yang juga mendengar suara tawa…
Pengkhianatanmu Ku Balas Dengan Bahagiaku
Malam Panas Syakira dan Rangga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 129 Episodes
Comments