Ketika umur Rizha sudah mencapai satu tahun, Rian sudah berhasil mendirikan sebuah rumah sederhana dengan hanya satu kamar tidir di dalamnya. Orang tuanya memberikan lokasi yang cukup luas untuk membangun rumah di sana dan pekarangannya bisa dimanfaatkan untuk tanam sayur.
Seperti biasa pagi ini Rian bangun dan membuat sarapan untuk dirinya sendiri. Ia memeriksa belanga dan masih ada nasi sisa semalam. Dengan lincah ia menggoreng nasi tersebut lalu segera sarapan daan berangkat kerja.
Terkadang pula jika tidak sempat membuat sarapan, ia hanya menyeduh segelas kopi. Soal cuci pakaian, Rian tidak mau mengerjakannya lagi sesuai saran dari ibunya. Ia hanya mencuci pakaiannya sendiri sehingga tumpukan pakaian kotor selalu menjadi pandangan pertama saat ada orang yang bertamu ke rumah.
Penampilan Lin sekarang sangat menjijikkan karena ia sangat malas sehingga kadang kala mengenakan pakaian kotor bahkan jarang sekali mandi.
Rian biasa memandikan anaknya ketika tiba di rumah dan mendapati anak tersebut sangat kumal.
Sudah berulang kali ia menegur istrinya yang sangat malas tapi tidak pernah didengar dan hal ini selalu berakhir dengan sebuah pertengkaran hebat.
Di kamar, Lin masih ngorok dan ia akan bangun jika anaknya sudah mencolok matanya atau kadang Rizha menangis karena mau *******.
Rizha sudah bisa jalan walau masih tertatih-tatih. Sore ini saat Rian pulang kerja ia mendengar suara tangis anaknya.
"Kamu kenapa, Nak?" tanyanya dengan panik melihat anaknya yang tertelungkup di depan pintu. Rupanya Rizha terjatuh karena ia memaksakan dirinya untuk keluar dari pintu. Hidungnya berdarah karena tergores batu.
Rian menggendong anaknya dengan wajah memerah menahan emosi.
"Hey pemalas, lihat ini anakmu!" teriak Rian saat masuk ke kamar dan mendapati istrinya sedang tidur padahal hari sudah sore.
Lin bangun dengan gelagapan karena kaget mendengar suara suaminya yang berteriak.
"Ada apa?" tanyanya dengan suara lemas karena baru bangun.
"Kamu itu istri tidak berguna, jaga anak saj…
Istri Pemalas, Suami Selingkuh
18. Kenapa Masih Dipertahankan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments