Pak Ali dan ibu Erna sangat murka setelah mendengar penjelasan dari Lin. Mereka langsung menghubungi nomor ponsel Rian dan Janes secara bergantian tetapi dua-duanya sudah tidak aktif.
Ibu Erna mencari nomor ponsel ibu Nani lalu menghubunginya.
"Iya, halo! Ada apa?" suara ibu Nani terdengar santai dari sambungan telepon.
"Apakah anakmu yang kurang ajar itu ada di situ sekarang?" teriak ibu Erna dengan emosi.
"Hey, apa maksud kamu?" tanya ibu Nani dengan keras pula karena heran dengan ucapan ibu Erna yang kasar.
"Jangan pura-pura tidak tahu Bu, anak kamu itu telah menyelingkuhi anakku dan yang paling parahnya lagi karena selingkuhannya itu adalah Janes, adik istrinya sendiri. Anak kamu itu benar-benar kurang ajar dan sudah gila!"
"Enak saja Anda ngomong begitu, kalau pun betul anakku selingkuh, itu karena Lin, anak kamu yang kurang beres. Suami mana yang tahan hidup dengan istri yang pemalas, bangunnya selalu kesiangan dan jarang mandi pula, bau, tahu nggak?"
"Satu lagi perlu kalian tahu bahwa anak saya itu bukan robot yang bisa menanggung makanan anak-anak kamu yang menumpang di rumahnya. Jangan kira bahwa Lin pernah membantu Rian untuk mencari nafkah, mau bantu, mengurus makanan dan pakaian suaminya saja nggak pernah. Jadi wajar dong jika anak saya lebih tertarik kepada perempuan lain yang selama ini lebih mengerti dan perhatian kepadanya meskipun perempuan itu adalah adik iparnya.
Suara dari ponsel yang dispiker terdengar dengan jelas bagi semua yang ada di situ. Mereka pun menoleh ke arah Lin yang menundukkan kepala setelah mendengar ucapan ibu mertuanya yang benar-benar membuatnya terpojok dan tak bisa berkutik.
Ibu Erna memutuskan sambungan teleponnya dan menatap anaknya dengan tatapan menyelidik.
"Apa benar yang dikatakan oleh ibu mertuamu?"
Lin diam dan tak berani menatap wajah mamanya yang sedang emosi. Air matanya mulai mengalir membasahi pipinya. Melihat hal itu ibu Erna meninggalkan mereka di ruang tamu. Ia masuk ke kamar untuk menenangkan pera…
Istri Pemalas, Suami Selingkuh
38. Bangkit dari Keterpurukan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments