32. Gundah-gulana

Kini Bryan bisa bernafas dengan lega setelah ibunya kembali ke pasar. Ia menutup dan mengunci pintu dan segera berlari ke lantai dua. Dengan nafas tersengal-sengal ia membuka pintu kamar. Matanya langsung tertuju ke arah lemari tempat Janes bersembunyi. Tampak pintu lemari itu sedikit terbuka. Rupanya Janes sudah tidak tahan dengan rasa panas berada dalam ruangan sempit dan pengap sehingga ia membuka sedikit pintu lemari itu agar ia bisa menghirup udara.

"Hey, ayo keluar, udah aman Sayang!" seru Bryan membuat Janes bisa bernafas dengan lega.

Butir-butir keringat menetes dari tubuh janes yang polos tanpa pakaian. Dapat dibayangkan seandainya tadi ia berpakain lalu bersembunyi di lemari, mungkin saat ini pakaiannya sudah basah kuyup oleh keringat.

"Aduhhh, gerah bangat!" katanya sambil menegakkan badannya karena capek duduk tertelungkup selama kurang lebih tiga puluh menit.

"Maaf Sayang, ibuku tadi yang datang!" ucap Bryan karena merasa bersalah. Ia tidak pernah menduga sebelumnya bahwa akan ada gangguan.

"Nggak apa-apa Sayang," kata Janes lalu bergegas masuk ke kamar mandi. Ia mengguyur tubuhnya karena tidak tahan dengan rasa panas dan otaknya pun selalu berpikir yang aneh-aneh. Ia berharap pikiran ini akan hilang setelah mengguyur tubuhnya dengan air yang segar

Seketika itu juga ia merasa segar. Ia pun keluar dan mencari pakaiannya lalu mengenakan kembali.

"Saya mau pulang sekarang!"

Bryan yang sedang baring-baring dengan santai di tempat tidur sangat heran mendengar ucapan Janes yang sudah mau pulang padahal jam baru menunjukkan pukul 11.00 WIB.

"Kenapa buru-buru amat?"

"Saya takut jangan sampai orang tuamu memergoki kita di sini,"

"Nggak usah takut, mereka tidak akan pulang sebelum malam hari!"

Bryan bangkit dan memegang tangan Janes dengan erat. Ia masih mau bersenang-senang dengan perempuan yang sangat memikat hatinya ini.

"Kamu udah segar kembali Sayang," rayu Bryan sambil menghadapkan wajah Janes ke arahnya dengan jarak yang sangat dekat.

Janes membuka mulutny…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!