28. Kepergok Bocah

Hari ini Lin berangkat ke desa Harapan karena semalam ia mendapat kabar dari tetangga di kampung bahwa mamanya sedang sakit.

Ia berangkat sendirian dengan naik angkot karena rencananya akan cepat pulang jika mamanya bisa sudah bisa ditinggal.

Rian senang karena punya kesempatan lagi untuk bisa berduaan dengan Janes setelah pulang dari sekolah nanti. Janes selalu pulang lebih awal dibanding dengan Hans dan Iwan.

"Sini Nak, Papa gendong biar cepat bobo!" Rian membujuk Rizha agar mau tidur siang supaya tidak ada yang mengganggu kebersamaanya nanti dengan sang kekasih.

Rizha menghampiri papanya dan minta untuk dinyanyikan biar lekas tidur karena sudah waktunya untuk tidur siang.

Baru dua buah lagu anak-anak yang disenandungkan oleh Rian sudah mampu membuat anaknya tertidur dengan lelap. Perlahan ia menidurkan di atas kasur di kamarnya lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya . Ia mau tampak gagah di hadapan Janes yang sebentar lagi akan pulang dari sekolah.

"Selamat siang, Kak!" sapa Janes dengan suara lembut. Ia sengaja membuat suaranya terdengar manja karena tahu bahwa Lin, kakaknya sedang tidak berada di rumah.

"Selamat siang, Sayangku!" sahut Rian dengan senyum lebar sambil merentangkan kedua tangannya untuk menyambut tubuh Janes yang jatuh ke dalam pelukannya.

"Rizha di mana, Kak?"

"Lagi tidur siang, Sayang. Sepertinya anak itu mengerti kalau papa dan tantenya mau bersenang-senang,"

Janes tertawa riang mendengar ucapan Rian. Ia segera menuju ke kamarnya lalu ź-diikuti oleh Rian dari belakang.

Janes mencium bau wangi dari tubuh Rian, bau khas yang ia sudah hafal dan selalu dirindukan. Tanpa malu ia membuka seragam sekolahnya di hadapan kakak ipar yang juga sepertinya sudah tidak sabar untuk memberikan sentuhan yang menggairahkan.

"Tinggal seminggu lagi saya akan ujian, Kak," kata Janes sambil mengelus dada bidang Riang dengan lembut.

"Itu artinya usia kamu sudah matang, jadi Kakak udah bisa nikahin kamu," ucap Rian sambil menatap wajah cantik di de…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!