24. Suara Desahan

Seminggu setelah mereka kembali dari desa Harapan, ibunya Rian datang ke kediaman anaknya. Sebenarnya ibu Nani enggan datang tapi tak bisa dipungkiri bahwa ia juga rindu sama anak dan cucunya yang sudah cukup lama tidak pernah berkunjung ke rumah mereka sehingga ketika diajak oleh suaminya, ia pun mengikut di boncengan.

"Tumben rumah ini rapi dan bersih!" ucap ibu Nani ketika melangkah masuk ke rumah anaknya.

Pak Asep menyiku lengan istrinya karena ia kurang suka dengan ucapannya barusan, takutnya bila Lin, anak mantunya tersinggung.

"Oma... Opa...!" seru Rizha dengan riang dan berlari menghambur ke pelukan omanya.

"Ehhhh, cucu oma sudah besar dan semakin cantik aja, harum lagi," puji Ibu Nani sambil memeluk cucunya dengan hangat.

Ibu Nani tahu kalau yang merawat cucunya adalah adik ipar anaknya. Ia sudah hafal tentang anak mantunya yang pemalas.

Rizha baru saja selesai di mandikan oleh Janes ketika opa dan omanya muncul di pintu sehingga ia tampak segar dan harum.

"Silahkan masuk Oma, Opa!" ajak Janes dengan ramah.

"Terima kasih Janes, kamu sudah jadi tante yang baik buat cucu saya!" ucap ibu Nani sambil tersenyum ramah kepada Janes. Janes hanya tersenyum mendapat pujian dari oma.

Tak lama kemudian Lin pun muncul di pintu kamar dengan wajah kusut. Tidurnya belum puas walau sudah beberapa jam berbaring tapi mendengar bahwa mertuanya yang sedang bertamu, terpaksa ia bangun.

"Silahkan masuk, Ma, Pa!" ucap Lin sambil mengikat rambutnya yang terurai berantakan.

"Terima kasih! Mana Rian?" tanya ibu Nani karena ia belum batang hidung anaknya.

Bersamaan dengan itu, Rian muncul di pintu. Ia baru saja pulang dari tempat kerja. Senyum mengembang di bibirnya setelah tahu bahwa kedua orang tuanya yang datang bertamu ke rumahnya.

"Eh, ada Papa, Mama, udah lama?" tanya Rian sambil meraih tangan orang tuanya secara bergantian dan menciumnya.

"Baru aja, kok," sahut pak Asep.

Tanpa menunggu perintah, Janes langsung ke belakang membuat air minum untuk tamunya.

Mereka duduk-duduk den…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!