Rumah Rian sekarang tambah ramai karena kedua adik Lin datang dan akan bersekolah di desa itu juga. Iwan masuk ke Sekolah Menengah Pertama dan Hans masuk ke Sekolah Menengah Umum.
Rian dan Lin tidak bisa menolak kehadiran kedua adiknya karena mau ke mana lagi kalau mereka akan menolak.
Rian semakin tidak punya kesempatan untuk bisa bersenang-senang bersama Janes. Akhirnya muncul ide untuk membuat sebuah kamar agar Janes bisa tidur terpisah dari adik-adiknya.
Janes sangat senang karena sudah punya kamar sendiri. Sekarang ia banyak berada di kamar karena tinggal beberapa bulan lagi ia akan mengikuti Ujian Nasional. Namun ia tidak pernah lupa untuk menyelesaikan pekerjaan di dapur terlebih dahulu.
Kadang kala Rian mengirim pesan kepadanya lewat aplikasi massenger jika ia ingin menyelundup masuk ke kamarnya pada tengah malam dan sejauh ini tidak ada orang yang tahu bahwa Rian sering masuk ke kamar Janes.
Kehadiran kedua adik Lin di rumah itu otomatis menambah
membuat kebutuhan dapur juga semakin membengkak. Raka juga hanya bisa mengirim uang yang terbatas jumlahnya sejak ia sudah punya istri, apalagi sekarang ia sudah punya anak juga. Uang yang dikirim hanya untuk menutupi kebutuhan sekolah adik-adiknya.
Sementara itu, pak Ali dan ibu Erna juga tidak punya apa-apa untuk dikirim kepada anaknya karena mereka juga hidup pas-pasan. Di rumah masih ada empat adik Lin yang harus mereka besarkan dan juga butuh biaya hidup.
Hal ini membuat Rian kadang stres karena mau tidak mau ia harus bertanggung jawab untuk memenuhi semua kebutuhan orang-orang yang tinggal di dalam rumahnya.
"Lin, harusnya kamu juga cari-cari pekerjaan yang bisa menghasilkan uang! Lihat, sekarang bagaimana saya membanting tulang sendirian untuk biaya makan kalian semua!" kata Rian pagi itu setelah Janes dan adik-adiknya sudah berangkat ke sekolah.
Lin menunduk dengan malu. Apa yang diucapakan oleh suaminya memang benar. Sejak kedua adiknya tinggal juga di rumah itu, kadang kala mereka hanya makan nasi tanp…
Istri Pemalas, Suami Selingkuh
26. Pesan di Massenger
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments