Keesokan harinya, Janes berangkat ke sekolah seperti biasa. Kali ini ia mengenakan seragam olahraga dengan tas sekolah melekat di punggungnya. Tak lupa ia mengenakan jaket untuk menutupi baju olahraga yang ia kenakan supaya tidak menimbulkan pertanyaan bagi siapa saja yang melihatnya.
Tadi subuh ia sudah dapat chat dari Bryan agar langsung saja datang ke rumahnya. Hari ini mereka sudah diliburkan dan diharapkan untuk beristirahat di rumah sambil menunggu waktu pelaksanaan perpisahan.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih lima belas menit, ia telah sampai di depan rumah Bryan. Ia pun menengok ke sana ke mari jangan sampai ada orang yang melihatnya masuk ke rumah tersebut. Setelah dirasanya bahwa keadaan sudah aman, ia mempercepat langkahnya dan masuk ke dalam karena Bryan sudah menunggunya di pintu.
Bryan menyambutnya dengan gembira. Ia langsung menggandeng tangannya dan berjalan menaiki anak tangga menuju kamar yang terletak di lantai dua.
"Kamu tahu, nggak... semalam saya nggak bisa tidur loh, selalu ingat kamu," ujar Bryan setelah tiba di lantai dua.
"Oh, yah," sahut Janes dengan senyum manisnya.
Keduanya duduk di ruang tengah. Bryan sudah mempersiapkan segala sesuatunya, di meja sudah tertata rapi makanan yang enak-enak.
"Kamu pasti belum sarapan 'kan? Ayo kita sarapan dulu dan kita nikmati hari ini sebagai hari kedua menyatunya dua hati yang saling mencintai!" ucap Bryan dengan gayanya yang khas membuat Janes tertawa.
"Atau mau, saya yang suapin? Biar mirip dengan gaya pacaran anak-anak muda yang ada di sinetron!" sambung Bryan lagi sambil mengambil nasi dan lauk.
Janes tidak menolak ketika Bryan menyendok nasi dan mengarahkan ke mulutnya. Janes pun menikmati makan tersebut. Pagi tadi Bryan keluar untuk membeli makanan di warung yang tidak jauh dari rumahnya setelah ayah dan ibunya pergi ke pasar. Sebenarnya ibunya sudah menyiapkan makanan untuknya tapi ia sengaja membeli makanan yang berbeda agar kekasihnya jadi terkesan.
Mereka makan sambil bergurau…
Istri Pemalas, Suami Selingkuh
31. Bersembunyi di Lemari
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments