Sepanjang pelajaran Matematika berlangsung, Salsa tak hentinya menggoda Niken dengan cara melemparinya dengan gulungan kertas yang ia potong kecil-kecil, tak lupa senyuman geli Salsa lemparkan bila Niken kedapatan meliriknya. Susunan bangku di sekolah mereka terdiri dari satu meja dua bangku. Niken yang semeja dengan Adila berseberangan dengan Salsa yang semeja dengan Marwah.
Adila yang melihat tingkah absurd Salsa mengomel sebal, pasalnya kertas yang dilempar salsa terkadang mengenai dirinya.
"Sebenarnya anak itu kenapa sih? Tingkahnya nggak jelas banget. Liat nih, meja kita jadi penuh sampah." Niken yang sedari awal sudah tau maksud Salsa hanya bisa pasrah dan mengumpulkan remahan kertas itu dan mengumpulkannya di ujung meja.
"Udah biarin aja. Entar capek juga berhenti sendiri."
"Tapi masalahnya meja kita jadi penuh sampah Nik." Adila berbisik tertahan. Sebenarnya Niken juga sebal tapi Niken bisa apa selain diam.
Niken mengedarkan pandangan ke penjuru kelas dan tak sengaja dia melihat ke arah Mulyono yang ternyata tengah memandangnya sembari menopang dagu. Mulyono panik karena ketahuan memandangi Niken, dengan terburu-buru dia menyusun buku yang berada di mejanya padahal pelajaran tengah berlangsung. Dhani yang kebetulan menoleh kearah Niken mengikuti arah pandang Niken dan tersenyum geli.
Lonceng berbunyi. Waktunya istirahat. Surga bagi mereka yang begitu mendengar pelajaran matematika disebut sudah merasakan kepala berasap.
"Kantin woy kantin, laper." Marwah berseru heboh.
"Berisik." Rindy menyahut judes dari tempat duduknya.
"Ye nenek lampir." Marwah bersungut-sungut.
Benar seperti yang dikata Dhani. Rindy cocok sekali menjadi ketua kelas. Walaupun punya wajah baby face dengan pipi cabi, tapi galaknya ampun-ampunan. Banyak orang yang tertipu dengan penampilannya. Marwah bahkan anti sekali dengan Rindy.
"Mau kantin mana?" Adila bertanya. Mereka berjalan beriringan keluar kelas. Disekolah mereka disediakan dua kantin untuk anak-anak mengisi perut saat istirahat.…
Namamu Rahasia
Godaan Teman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments
Nur Handiani
jahil bangettt
2023-08-03
0
Sery
aduh... Mulyono 😃
2023-06-20
0
amelia
😄😄😄
2023-06-13
0