Begitu lonceng pulang berbunyi, anak-anak langsung berhamburan keluar seperti emak-emak berebut antri sembako. Niken memilih keluar paling akhir karena dia harus menitip absen ke kantor terlebih dahulu. Setelahnya pun Niken tak langsung pulang karena Adila, Marwah dan Salsa mengajaknya jalan-jalan ke taman yang tempo hari didatanginya bersama Rayya.
Setelah sebagian murid keluar kelas barulah Niken dan Adila beranjak keluar. Salsa dan Marwah sudah keluar terlebih dahulu karena pamit akan ke toilet. Begitu keluar dari kelas, nampak Rindy dan Rayya mengobrol di lorong depan kelas mereka. Rayya sempat melirik Niken dan tersenyum yang dibalas Niken dengan senyuman juga. Begitu mata Niken tak sengaja bertemu pandang dengan Rindy yang tengah menatapnya dengan pandangan sinis, Niken langsung mengusap lengannya. Entah mengapa bila sudah ditatap oleh Rindy dengan pandangan sinis nya, Niken selalu teringat film Suzanna yang selalu ditontonnya tiap malam satu suro.
"Ngapain tuh kak Rayya, kok tumbenan nongol didepan kelas kita sepulang sekolah gini?" Adila bertanya kepo sembari terus berjalan kearah ruang guru.
"Lo nggak lihat apa dia lagi ngobrol sama Rindy. Mungkin ada keperluan OSIS atau mungkin ada obrolan penting lainnya."
"Bisa jadi sih. Walaupun gue nggak yakin. Kalo ada obrolan penting pasti wajahnya Rindy udah sumringah. Ini dia natap lo aja udah kayak natap pelaku pembunuhan. Pasti suasana hatinya lagi buruk."
"Gue sampai merinding Dil tadi ditatap Rindy sampai segitunya. Gue salah apa ya?"
"Salah lo ya karena ditaksir kak Rayya. Rindy kan naksir berat sama kak Rayya."
"Sembarangan lo. Nggak mungkinlah kak Rayya naksir gue. Kalo dibandingin Rindy, gue nggak ada seujung kukunya. Secara Rindy itu cantik banget, imut lagi."
"Minus mulutnya yang kayak neraka jahanam."
"Kita penghuninya dong."
"Iya, harus siap sedia kena semburan apinya." Niken tertawa dengan gerutuan Adila.
Begitu sampai di ruang guru, Niken langsung meletakkan absen ke meja pak Jhon dan segera menghampi…
Namamu Rahasia
Jadi Pacarku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments
Nur Handiani
ya ampunnnn
2023-08-03
0
✒ Viee ✒
astaga, sampai lupa sama motornya 😆
2023-07-06
0
✒ Viee ✒
serem amat
2023-07-06
0