Niken merasakan seperti ada angin ****** beliung dan ia ikut terseret dalam pusaran angin itu. Kepalanya pusing dan pandangan matanya berkunang-kunang. Kalimat pembuka dari Bayu mampu membuat linangan air mata jatuh di pipi Niken dan segera Niken hapus dengan kasar. Pelayan datang menyuguhkan kopi yang mereka pesan. Mereka terdiam. Niken juga tidak tau harus merespon apa.
"Sejak kapan?" Lirih Niken.
Bayu yang tengah menunduk dan mengaduk-aduk kopi di gelasnya mendongak, "Apanya?" tanya Bayu bingung dengan ucapan tiba-tiba Niken.
"Sejak kapan Abang bermain gila dengan Nabila sampai dia hamil?" Niken memperjelas pertanyaannya. Walaupun sakit tapi Niken juga penasaran dengan alasan Bayu meninggalkannya.
Bayu menghembuskan napas berat, "Itu kesalahan Niken. Kami melakukannya hanya dua kali. Kami tidak pernah menjalin hubungan seperti yang kamu pikirkan. Aku tergoda karena aku mencari pelampiasan atas penolakan yang selalu kamu lakukan. Aku nggak mau merusak kamu dan begitu Nabila datang, menawarkan yang selama ini aku butuhkan, aku melampiaskannya dengan dia. Tapi sumpah kami hanya melakukannya dua kali."
"Walau kamu bersumpah atas nama Tuhan pun tidak akan merubah kenyataan bang, kalo kamu dan Nabila pernah melakukan hubungan tercela. Kamu berdalih tidak mau merusak aku tetapi kamu justru merusak Nabila dan semakin terjerumus ke pernikahan yang justru menyakiti aku. Aku tanya sekali lagi, sejak kapan kamu bermain gila dengan Nabila?" tanya Niken tajam walau suaranya sudah semakin parau. Tangis yang ditahan sungguh mencekik tenggorokannya. Niken ingin menjerit rasanya agar sesak di dada dapat terurai.
Bayu terdiam sesaat, mungkin dia bingung memilih jujur atau memendam dosa itu lebih lama. Jujur sama dengan menyakiti perempuan yang sedang duduk di depannya ini. Perempuan yang dari pertama kali Bayu melihatnya, sudah jatuh cinta terlalu dalam bahkan hingga kini, rasa cinta itu masih melekat erat di dalam hati. Tapi apalah daya, akibat kebodohannya, Bayu melepas perempuan…
Namamu Rahasia
Alasan Bayu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments