Suasana riuh pagi hari kembali terulang. Seperti biasa para lelaki di rumah itu kembali meributkan barang yang tak terlihat di pandangan mereka. Bahkan Marsya yang biasanya teliti pun pagi ini ikut-ikutan kehilangan barang.
"Makanya jangan suka ngejekin orang. Tau kan rasanya kelimpungan cari barang sementara kita buru-buru," dumal Marcel yang sepertinya dendam dengan kakaknya yang suka mengejeknya bila pagi hari.
Sepuluh menit kemudian semua barang yang mereka cari sudah berada di hadapan masing-masing. Siapa lagi pahlawan yang menemukannya kalau bukan ibu dan istri tercinta. Mereka sudah bisa sarapan dengan damai.
"Tumben kak, biasanya teliti banget sama barang," heran papa mereka.
Marcel dan Marsya saling lirik, tau sebab mengapa bisa teledor. Mereka tadi malam begadang, janji mendengarkan cerita mamanya setengah jam lagi molor hingga hampir tengah malam. Bangun terlambat dan terburu-buru membuat Marsya mengacaukan paginya sendiri.
"Lagi sial kali pa, ketularan para lelaki di rumah ini." Marsya menggunakan metode jurus ngeles membuat Marcel dan papanya kompak memutar bola mata.
"Kak, ada Irza itu di depan, mau berangkat bareng katanya," teriak Niken dari arah teras.
Marsya mendengus sedangkan Marcel dan papanya kompak tertawa. Mereka tau Irza, anak tetangga mereka naksir berat dengan Marsya tetapi Marsya ogah-ogahan menanggapi. Entah beneran ogah atau malu-malu ngeong. Keadaan itu membuat Marsya sering menjadi bahan godaan para penghuni rumah. Bahkan kakek neneknya bila berkunjung pun sering menanyakan kabar Irza, membuat Marsya semakin sebal saja.
"Ngapain sih itu anak? Udah dibilang jangan sok kegantengan, pake acara antar jemput segala lagi." Marsya mendumal sambil menusuk-nusuk ayam goreng di piringnya dengan sebal.
"Mau jemput tuan putri dong," goda papanya sambil tersenyum jahil. "Irza udah minta restu sama mama papa loh kak, mau nikahin kamu kalo dia udah lulus kuliah dan kerja." Papanya memberi info yang membuat Marsya tersedak dan batuk-batuk. Marcel ja…
Namamu Rahasia
Lilin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments
shery fiana
si om halu amat dah wkwkwj
2023-06-29
0
Wulandari Rizky
dasar bocah
2023-06-17
0
amelia
memang masih bocah si niken ini
2023-06-17
0