Seojun berlari masuk kedalam gedung itu lagi, dia mencari Sumiatun kesemua tempat tapi gadis itu tak ditemukan. Dia takut Sumiatun menjadi korban bullying karena pegawai baru ditambah dia juga seorang pekerja asing.
"Dimana dia? Apa dikunci didalam toilet? Disekap dalam gudang? Atau, digantung diatas roof top? Oh my god!" Seojun benar-benar khawatir, pikirannya sudah tak jelas mengenai Sumiatun.
"Yang ada dia lagi makan ramyeon di pos security, ketawa-ketiwi sama mereka sambil main mahyong!" tiba-tiba saja Seonho sudah ada dibelakangnya.
"Hah! Masa' sih, Somi bukan gadis seperti itu?!" sungut Seojun tidak terima.
"Cintamu membutakan matamu, sehingga gak bisa membedakan mana gadis manis dan mana gadis anyep! Coba kamu liat antara Somi dan Ning Ning, sangat berbeda! Yang satunya gadis manis meskipun sedikit ghilak dan satunya gadis setengah laki dan setengah perempuan, siapa lagi kalau si Somi mu itu!" ujar Seonho menjelaskan pendapatnya.
"Jadi menurutmu, si Ning Ning alias Ningsih itu manis?" tanya Seojun sambil memperhatikan reaksinya si Seonho.
"Tentu saja! Dia, dia.... Aish, sudahlah! Ayo kita jemput pacar anehmu itu dan langsung pulang, ingat aku akan memberikan hukuman lebih berat lagi jika kalian terlambat!" ujar Seonho langsung mengalihkan pembicaraannya, saat tau Seojun sengaja menanyakan soal Ningsih.
"Haha, ternyata dia juga sudah keblinger sama si Ningsih, cuma masih gengsi mengakuinya, haha!" ujar Seojun menertawakan sahabatnya itu.
Mereka mencari keberadaannya si Sumiatun, dan benar saja kata Seonho, Sumiatun nampak begitu menikmati mie instan khas Korea itu bersama beberapa security, sambil melihat para penjaga keamanan gedung bermain mahyong.
"Somi!" panggil Seojun sambil menghampirinya.
"Oh, hai!" sahut Sumiatun sambil melambaikan tangannya.
"Apa yang kau lakukan disini?! Aku mencarimu kemana-mana, aku pikir kau... Kau, em.." Seojun sulit mengatakan kalau dia khawatir takut Sumiatun di-bully sama rekan kerjanya.
"Sorry, aku lupa memberitahumu. Aku dim…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 21 Barang Kesayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments