Seojun terdiam sejenak dengan apa yang barusan dia lihat, dia tak menyangka akan menyaksikan sesuatu yang seharusnya tak dia ketahui. Hatinya teriris sakit rasanya, dia seperti berkali-kali dikhianati oleh orang-orang disekitarnya.
"Kenapa aku selalu merasakan hal ini, kenapa harus aku?" gumamnya sambil menahan Isak tangisnya.
Seandainya dia tak datang malam ini, maka dia takkan pernah melihat kejadian itu. Mendadak perasaan sayang itu berubah menjadi benci, karena dia tahu betul kedekatan ibunya dengan pak Jeong hanya sebatas majikan dan pelayan, setahunya mereka tak memiliki kedekatan lebih dari itu.
"Apa selama ini mereka diam-diam menjalin hubungan tanpa setahu ayah? Apa ibu nekat melakukan hal itu karena kecewa dengan perselingkuhan ayah?" gumamnya lagi.
Setelah terdiam beberapa saat, pikirannya langsung teringat dengan Sumiatun, gadis itu selalu memiliki firasat yang kuat, mungkinkah mereka memang ditakdirkan bersama?
Setelah itu, Seojun langsung keluar dari persembunyiannya dan keluar dari ruangan kerja ayahnya, melalui pintu tempat dia masuk tadi, sedetik kemudian ayahnya masuk kedalam ruangan itu, benar-benar waktu yang pas.
"Ini hanya perasaanku saja atau memang ada yang lewat barusan?" gumam ketua Park kebingungan sendiri.
Setelah itu dia mengabaikan perasaannya itu setelah memastikan semua baik-baik saja didalam ruangannya itu, dia hanya menemukan amplop coklat besar didalam meja kerjanya.
"Apa lagi ini? Apa ini terkait dengan Seojun lagi?" gumam ketua Park sambil menghela nafas berat.
Sementara itu, Seojun langsung terdiam ketika dia masuk kedalam ruangan sebelah, tak sengaja dia malah terpergok oleh Gaeun, gadis kecil itu pura-pura tak melihat kakaknya, mungkin dia juga gugup saat mereka saling bertatap mata atau mungkin saja dia tak ingin ikut campur urusannya.
"Astaga! Aku lupa mau mengambil amplop di meja ayah," ujar Seojun sambil menepok jidatnya.
Pas dia mau berbaik, eh pintunya malah terbuka! Tentu saja itu mengejutkannya, dia buru-buru bersembun…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 36 Takut Kehilanganmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments