Sumiatun berdiri lebih condong kearah pak Jeong, sedangkan yang lain sudah merasa khawatir akan terjadi sesuatu nantinya. Sumiatun berjalan pelan menghampiri pak Jeong dengan tersenyum manis, membuat pak Jeong sedikit aneh melihatnya.
"Apa yang bapak katakan itu benar sekali, mereka sangat cocok dan serasi! Sama-sama kaya, sama-sama berkelas dari level keluarga yang sama, tapi..." Sumiatun sedikit menjeda ucapannya.
"Apa anda yakin dengan tebakan anda soal hubungan mereka? Apa tidak sebaliknya?" tanya Sumiatun tetap tenang mengatur emosinya.
Mereka semua yang ada di sana nampak gugup melihat Sumiatun dan pak Jeong, Seonho khawatir jika Sumiatun terus seperti ini akan menimbulkan masalah yang lebih besar lagi, karena dia tahu pak Jeong seperti apa orangnya.
"Maksud kamu apa? Apa mereka bukan pasangan? Terus siapa, tidak mungkin kalian bukan? Gadis ini cantik dan pintar, dia lebih cocok dengan Seojun! Apa kau cemburu?! Kau siapa? Dari penampilanmu ini kau hanya wanita biasa!" jawab pak Jeong sinis.
"Pak Jeong!" seru Seojun tak terima dengan pernyataannya itu.
"Memang aku orang biasa, tidak kaya seperti mereka. Kau dengar sendiri bukan Seojun-ssi, kau tak pantas dengan wanita seperti aku ini, kata pelayan rumahmu itu..." ujar Sumiatun, membuat Seojun semakin tertohok hatinya.
"Hei, jaga ucapanmu itu! Dasar wanita tak tahu diri!" teriak pak Jeong tak terima dihina.
"Kenapa anda marah, bukankah anda ini memang pelayan di rumah itu? Aaa,, aku yang salah.. Bukan pelayan, tapi kepala pelayan! Tapi salahnya dimana? Bukannya dulu juga melayani mereka sebelum menjadi kepala pelayan?
Sepertinya anda yang tak tahu diri, tuan Jeong yang terhormat! Anda menunjukkan sisi anda yang lain, seolah semua orang akan menuruti semua keinginan anda, bahkan anda bisa menentukan bos anda harus berkencan dengan siapa.." ujar Sumiatun dingin.
"Ka-kau! Dasar wanita kasar, begini caramu berbicara kepada orang tua!" teriak pak Jeong, dia tak menyangka akan di skakmat sama Sumiatun secepat itu.
"Ka…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 34 Sesuatu Yang Tak Diharapkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments