Sumiatun mengendap-endap menuju ke toilet, dia udah gak tahan menahan diri untuk tidak keluar, tapi panggilan alam memintanya menuntaskan segala yang mengganjal minta dikeluarkan.
"Syukur deh semua orang pada pergi, jadi aku aman ke toilet tanpa diketahui semua orang, bisa-bisa aku dikejar sama mereka lagi.." gumamnya lagi.
Dia langsung masuk kedalam toilet karena sudah gak tahan lagi, dia gak sadar jika didalam sana masih ada beberapa orang yang lagi menuntaskan hajatnya, bahkan didepan wastafel juga ada orang tapi mereka sama-sama tak memperhatikan, karena Sumiatun berlari dengan cepat masuk kedalam salah satu bilik yang ada di sana.
"Kenapa tuh orang, beser kali ya?" ujar wanita yang diluar sana.
Sumiatun langsung menutup mulutnya, dia tak menyangka masih saja ada yang tidak mematuhi perintah bosnya, dan bersyukurnya lagi ia berada didalam bilik paling ujung, jadi tak terlalu diperhatikan orang.
Setelah selesai, dia masih harus menahan diri untuk tidak keluar dari sana, sebab masih terdengar olehnya suara-suara langkah kaki dan suara air yang terdengar dari luar sana.
"Bushet dah, berapa lama lagi gue ngumpet dimari?! Ini orang-orang pada gak ikut rapat apa?!" gumamnya dalam hati.
"Hei, apa kalian semua tak ikut rapat didalam sana? Bukankah kita semua diminta untuk berkumpul tanpa terkecuali?" tanya seorang pegawai wanita kepada beberapa pegawai yang lainnya, mereka masih sibuk tacap sana dan tacap sini, dandan.
"Buat apa? Pasti ini ada sangkut pautnya dengan hubungan antara anak magang itu, yang katanya dia adalah putranya Presdir. Aku tak tertarik sama sekali, takkan mempengaruhi pekerjaanku sama sekali," ucap salah satu dari mereka itu.
"Aku malah penasaran, seperti apa dia sebenarnya? Lalu hubungannya office girl itu gimana? Apa itu hanya sebagai bentuk penyamaran dirinya, atau mereka memang memiliki hubungan khusus seperti itu?" tanya yang lainnya.
"Entahlah, tapi menurutku itu adalah berita aneh yang sengaja untuk menutupi siapa dirinya agar tak ada yang cu…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 27 Sebuah Permintaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments