Ningsih keluar dari toilet, dia terkejut saat melihat Seonho masih setia menunggunya di luar sana. Tapi dia pura-pura tak melihat saja, terus berjalan dan tak peduli dengan lelaki itu yang berlari menyusulnya, setibanya didalam ruangan ayahnya, Seonho tak berani mendekati Ningsih.
"Lu bedua kayak di film India deh, kejar-kejaran! Entar giliran dijauhi ama dia, mewek-mewek dah lu, Sutiyem!" ledek Sumiatun.
"Gak usah mulai deh, gue lagi gak mood!" ujar Ningsih sambil tersenyum dipaksakan, gak mungkin kan cemberut didepan bapaknya Seonho!
"Kalian pasti sangat lelah, pulanglah.. Bapak sudah sehat dan tidak apa-apa juga," kata pak Kim kepada Sumiatun dan Ningsih.
"Gak apa kok, Pak.. Sebenarnya kami kesini juga penasaran apa yang terjadi dengan Bapak, sebenarnya Ningsih, eh! Ning Ning juga memiliki firasat yang tak enak tentang Bapak, iya kan Ning?" senggol Sumiatun ke Ningsih, bikin Ningsih gelagapan gak tau mau ngomong apa.
"I-iya, Pak.. Anu, semalam saya juga sempat mendengar para penjahat itu berkata akan menggeledah rumahnya Seonho Sajangnim, tapi saya tidak tahu apa yang mereka cari..
Kalau bakalan tahu mereka akan datang saat anda ada di rumah, setidaknya kami akan mencegah masalah dan musibah ini terjadi, dan maafkan saya terlambat memberitahukan kepada Bapak tentang masalah itu, maaf..." ujar Ningsih, mejelaskan semuanya.
"A-apa? Aku tidak tahu yang terjadi atas dirimu semalam? Penjahat? Apa kamu gak apa-apa?!" tanya pak Kim penasaran juga khawatir sekali dia.
Mereka semua saling pandang, setelah itu kompak sama-sama tepok jidat masing-masing. Mereka lupa jika pak Kim gak tau apa yang terjadi tadi malam di kantor mereka, termasuk kejadian yang menimpa Ningsih ketakutan di sana sendirian.
"Apa petugas kepolisian gak bilang apa-apa sama anda?" tanya Sumiatun.
"Tidak, dia hanya menanyakan beberapa pertanyaan kepada saya, perihal yang terjadi sama saya tadi pagi.." jawab pak Kim sama bingungnya.
"Jadi, kejadian yang sebenarnya bagaimana, Pak?" Sumiatun masih penasara…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 46 Pengakuan Ketua Park
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments