Keesokan harinya, benar apa yang dikhawatirkan oleh Ningsih. Mendadak suasana kantor menjadi sedikit heboh akibat kejadian semalam, meskipun Seojun dan Seonho berusaha sebisa mungkin untuk membungkam mulut-mulut orang tentang kejadian semalam, masih aja ada orang-orang yang suka bergosip ria di kantornya.
"Anak baru itu? Office girl itu kan, orang asing itu? Aiish, kenapa orang seperti itu dipekerjakan di perusahaan kita! Inilah yang membuat nama orang asing lain terlihat buruk dimata orang-orang kita, akibat ulah orang macam itu!" ujar salah satu pegawai lainnya.
Setiap mereka berpapasan dengan Sumiatun, selalu saja terdengar suara orang yang berbisik-bisik tentangnya, ada yang mencemooh, ada juga yang terlihat takut jika bertemu dengannya, mereka takut kena bogem mentahnya si Sumiatun.
"Gadis itu diam-diam sangat berbahaya, sebaiknya kita menjauh darinya sebelum kita juga kena sasaran amukannya!" ujar beberapa rekan kerjanya.
Sumiatun terlihat cuek, dia tak perduli dengan setiap pandangan orang tentangnya. Malah dia lebih senang seperti itu, setidaknya dia bisa lebih tenang tanpa ada gangguan lagi, yaaa.. Meskipun dia juga harus berkerja lebih ekstra lagi, karena rekan-rekan kerjanya lebih banyak memberinya pekerjaan sendirian, tak ada yang mau membantunya.
"Kasihan dia, hei! Jangan diam saja, bantu aku bagaimana caranya agar dia tak dikucilkan seperti itu?!" sungut Seojun kesal.
"Aku sudah berusaha, tapi mau gimana lagi. Kita tak bisa membungkam setiap mulut orang, lagian itu adalah resiko apa yang dia perbuat" ucap Seonho sambil mengerjakan pekerjaannya.
"Tapi aku tak tega melihatnya, dan kau tau sendiri jika dia lakukan itu demi diriku. Pokoknya aku gak mau tau, pecat saja semua orang itu!" ujar Seojun kesal.
"Huft, dengar Tuan muda... Aku tau kamu sangat marah kepada mereka dan khawatir dengan Somi, tapi... Kita tak bisa mencampuri urusan pribadi dengan pekerjaan, oke? Dan satu hal lagi, aku yakin masalah ini tidak akan berlangsung lama kok, jadi harap bersaba…
Sumiatun, Saranghae!
Bab 25 Terbongkarnya Status Tuan Muda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments