"Apa yang salah?" tanya Lim Hua sambil berusaha menyembunyikan senyumnya.
"Pedangku…" Shen Zhu terlihat bingung. Kenapa rasanya begitu enteng? pikirnya terkejut.
"Enteng?" potong Lim Hua.
"Benar," sahut Shen Zhu sambil menoleh pada Lim Hua dengan ekspresi terkejut.
Kakak-kakak seperguruannya terkekeh menanggapinya.
Lim Hua menepuk-nepuk bahu Shen Zhu dan merangkulnya. "Tak perlu heran," katanya sambil menarik Shen Zhu berjalan. "Itu pertanda kekuatan spiritualmu meningkat."
"Benarkah?" Shen Zhu membelalakkan matanya.
"Hmh!" Lim Hua mengangguk yakin.
Lalu mereka semua bergegas keluar.
Guru mereka sudah menunggu di beranda.
Beberapa saat kemudian, mereka sudah berkumpul di aula, bergabung dengan yang lain, sementara Bao Yu menyisi dan menaiki undakan menuju tempat duduk para guru dan para tetua.
Murid-murid berbaris di tengah aula menghadap ke arah altar yang di atasnya terdapat pilar pengukur kekuatan spiritual yang bentuknya seperti pedang raksasa bercorak naga yang ditancapkan. Penahan batangnya berbentuk seperti sepasang sayap dari emas. Di tengah-tengah kedua sayap itu terdapat permata bening seperti bola kristal. Di bagian tengah pilar berbentuk pedang itu, di antara motif sepasang naga yang saling berhadapan, terdapat garis biru transparan yang bercahaya seperti tabung berisi cairan biru menyala.
Ketua sekte, Bao Hu, pemilik perguruan itu berdiri di pelataran altar itu membelakangi pilar, melipat kedua tangannya ke belakang, menghadap barisan murid dengan raut wajah kencang.
"Katakan padaku," sang ketua membuka pidatonya dengan suara yang menggelegar. "Apa tujuan kalian berlatih pedang?"
Murid-murid serentak berlutut, sebelah tangan terkepal di dada, tangan lainnya bertumpu pada pedang mereka. "Untuk melindungi umat manusia! Melindungi kebaikan! Melindungi sekte! Mengabdikan diri pada aliansi!" Seisi aula menggema oleh seruan mereka.
Bao Hu menatap mereka dengan tajam. "Selanjutnya, setiap orang harus mengikuti tes kekuatan spiritual!" instruksinya sambil melay…
Pusaka Dewa Petaka
14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Oe Din
Asrama terpencil dan tak diperhitungkan...
Tapi melahirkan Petarung yg Terkuat...
2024-06-15
0
Oe Din
Dari segi "perang mental", Bao Jialin sudah kalah melawan Liu Shen Zu...
2024-06-15
0
Oe Din
Ketika kau dikalahkan, maka akan tahu rasanya "dicemooh" ...
2024-06-15
0