"Siapa?" Shen Zhu mengerling ke balik bahunya, namun tidak melihat tanda-tanda seseorang akan menerkamnya dari belakang.
SLASH!
SLASH!
Dua lembar daun soraya lagi!
WUSSSHHH!
Lagi-lagi Shen Zhu berhasil menepis serangan itu dengan daun kering.
Shen Zhu menyentakkan kepalanya ke samping dan berbalik serentak. Memutar tubuhnya ke belakang.
Tapi seseorang mendarat di belakangnya. Lebih tepatnya, di depannya tadi.
Bagaimana bisa? Shen Zhu membatin takjub. Bagaimana bisa seseorang melontarkan serangan dari arah yang berlawanan?
Dengan waspada, Shen Zhu menggulir bola matanya ke samping, mengintip orang di belakangnya melalui ekor matanya.
Orang itu melipat kedua tangannya di depan dada sambil berdeham dan menatap Shen Zhu.
"Tuan!" Shen Zhu terpekik dan buru-buru berbalik menghadap ke arah semula, untuk kemudian membungkuk memberi hormat. Sudah berapa lama dia memperhatikanku? ia bertanya-tanya dalam hatinya. Mendadak cemas rahasianya telah terbongkar.
"Apa kau selalu memisahkan diri seperti ini saat berlatih?" Pertanyaan Bao Hu berhasil membuat Shen Zhu tergagap.
"Tidak selalu, Tuan!" jawab Shen Zhu tetap membungkuk sambil menautkan kedua tangannya di depan wajah. Tidak berani menatap pria yang telah mengadopsinya. Ia tahu persis lelaki paruh baya itu tak pernah menyukainya. Tapi ia tetap menghormatinya mengingat jasa ketua sekte itu meski terpaksa.
Seperti halnya pria itu terpaksa mengadopsinya, Shen Zhu juga terpaksa menghormatinya.
"Jadi kau mulai memisahkan diri saat latihan setelah kau menemukan ruang warisan?" tanya Bao Hu bernada menyelidik.
"Anda sudah tahu?" pekik Shen Zhu terkejut. Akhirnya mengangkat wajah. Tapi kedua tangannya masih tertaut di depan wajah.
Pria itu terkekeh samar. Lebih terdengar seperti mendengus daripada tersenyum. "Menyimpan rahasia juga salah satu dari sifat ksatria," katanya sambil menurunkan kedua tangannya dari dada, kemudian melipat keduanya di belakang tubuhnya. Lalu melangkah pelan, mendekat pada Shen Zhu.
Shen Zhu kembali menunduk.
…
Pusaka Dewa Petaka
17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Oe Din
Simbiosis mutualisme, saling menguntungkan sesama "pengguna keterpaksaan" 😂😂😂
2024-06-15
0
Ichi
yaaach mati lagi dah 🤦🏿♀️
2023-06-15
0
Ichi
tapi pengen jahat yaaaa 🙈
2023-06-15
0