"Karena tempat ini sudah diketahui pihak Aliansi, cepat atau lambat, tempat ini juga akan berakhir sama seperti keempat sekte," tutur Shen Zhu setelah Yanxi menjelaskan situasinya. "Kalian semua akan dipindahkan ke Benua Jingling!" Ia memutuskan.
Semua orang saling bertukar pandang.
Pembicaraan itu berlangsung cukup lama di aula singgasana ketua.
"Tapi ide kapal pesiar ilegal sepertinya kali ini takkan berhasil," sela Yanxi sebelum Shen Zhu mengatakannya.
Shen Zhu menoleh pada ninja itu dengan tatapan geli. "Aku tak bilang kapal pesiar," sergahnya seraya tersenyum miring. "Kalian, yang tersisa di sini, semuanya adalah ahli beladiri," katanya. "Aku takkan memanjakan kalian!" ia menambahkan dengan ekspresi licik.
"Kau—" Yanxi tergagap dengan raut wajah jengkel.
Seisi ruangan terkekeh menanggapinya.
"Dewa apa kau sebenarnya?" gerutu Yanxi sembari cemberut dan bersedekap.
Shen Zhu tersenyum tipis, kemudian mengedar pandang. "Kali ini hanya bisa mengandalkan tunggangan kalian," katanya pada semua orang.
"Tapi…" seseorang menyela dengan raut wajah muram. "Beberapa tunggangan tak bisa terbang."
"Meski tak bisa terbang, rata-rata binatang spiritual adalah ahli teleportasi," tukas Shen Zhu. "Lagi pula…" ia menggantung kalimatnya dan menoleh pada Xiao Mao. "Dia Dewa Penjaga Harta Karun sekarang," katanya.
Semua mata bergulir ke arah Xiao Mao.
"Dia bisa membuat formasi besar untuk membuka gerbang teleportasi dengan kapasitas setara kapal pesiar," jelas Shen Zhu.
"Entah kenapa aku merasa seperti singa tua ompong mendengar penjelasanmu," gumam Xiao Mao sembari bersedekap dan menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi tetua di sisi Shen Zhu.
Seisi ruangan terkekeh menanggapinya.
Tak lama kemudian, seorang ninja memasuki aula dengan terburu-buru. "Lapor!" pekiknya seraya menjatuhkan dirinya di lantai, berlutut ke arah singgasana ketua dengan kedua tangan tertaut di depan wajah. "Divisi Prajurit sudah kembali!"
"Bawa kemari Tjia Qianxi dan Li Qinfeng!" perintah Shen Zhu tanpa ekspr…
Pusaka Dewa Petaka
131
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Suezie Anggel
horeeee
2023-08-25
0