"Baiklah," Shen Zhu menarik tangannya dari punggungnya, kemudian mengangkatnya di sisi wajah, mengembangkan jemarinya membentuk cakar dan seketika seluruh untaian rantai cahaya emas yang terdiri dari rangkaian huruf dan kata meliliti setiap jemarinya seperti perhiasan, kemudian berdenting nyaring seperti ceracap. "Kalau begitu kuambil sendiri saja!"
Seluruh tempat yang telah disusupi cahaya emas berderak dan bergemuruh, lalu berguncang seakan segera runtuh.
Semua orang terpekik ketika setiap sulur cahaya emas itu melilit tubuh mereka, lalu semua orang terseret mengikuti gerakan jemari Shen Zhu.
Para guru dan para tetua bertukar pandang dengan gelisah.
Beberapa guru mencoba membaca mantra untuk menangkal serangan Shen Zhu, tapi semua mantra seakan menguap dan malah menambah untaian rantai cahaya emas itu dan memperkuatnya. Sementara itu semua orang dalam lilitan sudah menggeliat-geliut dan meronta tanpa daya.
"Hentikan!" Ketua mereka akhirnya keluar dari persembunyian, lalu membungkuk dengan kedua tangan terangkat di depan wajahnya, menyerahkan pelat ketua.
"Ketua!" Para guru dan murid-murid mereka berseru bersamaan.
"Apa kau sudah gila?" teriak salah satu tetua.
"Kedudukan ini tidak ada artinya tanpa kalian!" tukas ketua mereka.
"Tunggu!" salah satu tetua menginterupsi. "Bukankah dia hanya menginginkan sepuluh kuota Ujian Ksatria? Tak harus sampai tahap ini, kan?"
"Sudah terlambat untuk tawar-menawar!" sergah Shen Zhu.
"Tapi—" belum selesai tetua itu mengajukan protes, Shen Zhu mengangkat salah satu tetua dengan sulur cahaya emasnya dan mencekiknya.
Tetua lainnya langsung terdiam.
"Bagaimana dengan diskusi?" Ketua sekte itu berlutut di depan Shen Zhu.
Shen Zhu tidak menanggapinya.
"Sekte kami sedang dalam masalah!" ketua sekte menambahkan. "Dikhawatirkan mengecewakan Tuan."
Shen Zhu mengamati ketua sekte itu dengan ekspresi datar. Kemudian melonggarkan ikatan semua orang, tapi tidak melepaskan satu pun. "Katakan!" katanya tanpa ekspresi.
"Sekte lain juga menginginka…
Pusaka Dewa Petaka
106
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Doli Bakkara
lanjut
2023-08-10
1
Suezie Anggel
horeeeeee🥰🥰🥰
2023-08-09
1