Rumah dengan ornamen unik terlihat tampak menarik di matanya. Walaupun terlihat agak sedikit tua, tapi bangunan rumah tersebut masih tampak terawat dan bersih.
Rumah tradisional milik kakaknya memang jarang ditempati, namun kakaknya itu selalu mengirimkan pekerja untuk membersihkan rumah setiap minggunya. Kedua kakaknya tampak sibuk akhir-akhir ini, membuat rumah di depannya selalu kosong karena kesibukan mereka.
"Tom," panggil Lulu seraya melangkah mendekati adiknya.
Tomi menoleh saat mendengar seseorang memanggil namanya. Ia menatap ke arah kakaknya yang melangkah mendekati dirinya.
"Kamu mau keliling liat rumahnya dulu? Biar gak bingung," tawar Lulu pada Tomi.
Tomi menganggukkan kepalanya setuju dengan tawaran kakaknya, "ayo deh."
Tomi menatap segala penjuru rumah dengan tatapan menyelidik. Ukuran rumah tersebut terlihat besar, bahkan banyak pintu yang menghubungkan ruangan satu dengan ruangan lainnya. Di bagian ruang depan terdapat tiga pintu. Dua pintu kamar, dan satu pintu yang menghubungkan ruang depan dengan ruang tengah.
Tomi melangkah memasuki area ruang tengah yang tampak gelap. Ia menatap sekitarnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Di ruang tengah terdapat sebuah tempat tidur yang terbuat dari bambu, di depannya terdapat televisi berukuran sedang yang ditutupi oleh kain. Lalu di bagian belakang, terdapat kolam ikan yang cukup besar dan luas.
Di ruang tengah juga terdapat dua pintu kamar di samping kanan dan kiri televisi berada. Bentuk ruang tengah seperti lorong terbuka karena adanya kolam ikan yang memenuhi setengah dari area ruangan tersebut.
"Ini kamar mandinya," ucap Lulu seraya menunjuk kamar mandi kecil.
Tomi menganggukkan kepalanya mengerti seraya melihat dalam kamar mandi berukuran kecil tersebut. Letak kamar mandi tepat berada di samping pintu menuju lorong kecil yang terlihat sangat gelap, "lorong apa ini Kak?" tanyanya ingin tau.
"Ini buat ke dapur." Lulu segera mengajak adiknya untuk mengikutinya ke arah dapur. "Emang rumah ini banyak…
Di Waktu 24 Jam
7. Rumah Tua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments