"Fee... langsung tidur aja ya. Besok harus upacara soalnya."
Rafee menganggukkan kepalanya setuju. Ia merapihkan sedikit jas hitamnya seraya beranjak dari tempat duduknya, "ayo ke kamar."
Rizki mengangguk dan langsung mengikuti Rafee menuju kamar. Mereka melangkah beriringan di lorong pesantren yang tampak sepi. Malam sudah sangat larut, jam dinding menunjukkan pukul sepuluh malam. Tetapi lorong pesantren cukup sepi karena penghuninya tertidur.
Mereka memasuki ruang kamar yang tampak sepi. Kamar di sebuah pesantren tidak terlalu luas, bahkan di satu ruangan terdapat dua tempat tidur tingkat. Masing-masing tempat tidur diisi oleh dua orang di bagian atas dan bawah.
Rafee langsung merebahkan dirinya di atas kasur pesantren. Begitupun dengan Rizki yang langsung membuka jas dan peci hitamnya.
"Buseh itu si Adam, kayanya nyenyak banget. Sampai ngorok begitu," ucap Rizki seraya menatap Adam yang tempat tidurnya berada di atas tempat Rafee.
Rafee menoleh untuk menatap temannya yang tertidur itu. Ia menggelengkan kepalanya dengan heran karena suara mendengkur temannya sangat terdengar, "cape kayanya dia. Tadi soalnya dia piket, bersih-bersih di lantai dua dia tadi," jelasnya.
Rizki menganggukkan kepalanya mengerti, "kayanya gue juga bakal ngorok sih. Abis jaga rasanya badan sakit semua," ucapnya seraya memijat bagian baju dan belakang lehernya.
"Udah lo tidur, gue lagi ada yang mau dikerjain dulu," ucap Rafee pada Rizki.
Rizki yang sedang posisi terlentang hanya menganggukkan kepalanya mengerti, "kalau lo mau ke kamar mandi, kasih tau ya Fee. Nanti gue temenin," balasnya pada Rafee.
"Iya," jawab Rafee singkat seraya mengambil sebuah buku di atas meja kecil.
Rizki menganggukkan kepalanya dan langsung memejamkan matanya. Sedangkan Rafee masih sibuk menulis dari sebuah buku ke dalam buku catatan yang ia punya. Rafee menoleh saat Rizki sudah terlihat pulas, apalagi pemuda itu mendengkur dengan keras.
Rafee menggelengkan kepalanya dengan heran, ia kembali melanjutkan kegiatannya…
Di Waktu 24 Jam
34. Pocong di Pesantren
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments