"Mana petasannya mana lagi, sini."
"Nanti gue nyalain, lo lempar ke sana ya."
"Gue aja yang nyalain, lo yang lempar."
"Ih berisik banget sih, tinggal main petasan doang," ucap Rana melihat sepupu-sepupunya sibuk dengan petasan yang akan dimainkan.
"Ini namanya diskusi ala laki," balas Fikri pada Rana.
"Lo mau ikutan gak?" tawar Vicky pada Rana.
Rana menggelengkan kepalanya dengan cepat, "gak ah."
"Ah cemen."
"Aku ikutan dong bang," ucap Reza yang baru berusia sembilan tahun.
"Ah jangan bocah, nanti kena," ucap Fikri seraya mendorong Reza untuk menjauh.
"Ya udah aku liatin dari sini aja," ucap Reza seraya duduk di kursi depan.
"Eh ajak main," ucap Rana pada kedua sepupunya saat melihat Reza yang tidak diajak main.
"Nanti kena petasan," ucap Fikri memberitahu.
"Ya udah jangan dikasih yang gak-gak, seenggaknya diajak main," balas Rana seraya berkacak pinggang.
"Iya," balas Vicky melemparkan petasannya asal.
"Woahh!!" teriak Fikri saat lemparan Vicky terlihat jauh. "Gue sekarang."
Reza yang melihat kedua kakak sepupunya hanya terdiam. Matanya menatap sekitarnya yang tampak asing, terdapat beberapa sesuatu yang ia lihat melalui lirikan matanya.
Walaupun ia masih sembilan tahun, ia mengerti apa yang ia lihat tidak sama dengan orang lain lihat. Ia masih bisa mendengar sesuatu tersebut meminta tolong padanya. Kadang juga mereka sering menampakkan diri saat tau jika dirinya bisa melihat mereka.
"Kenapa banyak banget," gumamnya seraya menundukkan kepalanya.
"Reza mau ikutan main gak?" tawar Fikri seraya memberikan kode pada Reza untuk mendekat.
Reza beranjak dari tempatnya dan menghampiri kedua kakak sepupunya. Ia duduk di samping Fikri yang sibuk memilah-milah petasan yang akan dimainkan. Lalu tatapannya beralih ke arah rumah kosong yang berada di samping rumah neneknya. Ia tidak tau siapa yang pernah tinggal di situ, dan kenapa neneknya selalu memperhatikan rumah yang terlihat gelap dan tak berpenghuni itu.
"Kak Fikri," panggil Reza dengan pelan.
"Apa?" Fikri menoleh ke ara…
Di Waktu 24 Jam
61. Ada yang Muncul dari Petasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments