Aqila membereskan beberapa buku yang ia bawa masuk ke dalam tasnya. Ia menoleh ke arah luar rumah temannya, memastikan jika ibunya sudah datang.
"Aqila mau makan dulu gak?" tanya Nuri, selaku ibu dari temannya itu.
Aqila menggelengkan kepalanya dengan pelan, "gak mami."
Karena orang tuanya dan juga orang tua temannya cukup akrab, ia disarankan untuk memanggil Nuri dengan sebutan mami. Nuri tidak pernah menolak, justru merasa senang karena anak temannya itu memanggilnya dengan sebutan mami.
"Kayanya ibu kamu masih lama, mending makan dulu," ucap Nuri seraya memotong buah melon dan menaruhnya di atas piring kecil.
"Gapapa mami, aku tunggu aja sambil baca-baca buku," balas Aqila.
Ia memang lapar malam ini, pikirannya tertuju pada indomie rebus buatan ibunya. Ia menolak untuk makan di rumah temannya karena ia ingin makan indomie malam ini. Ia takut jika perutnya akan terisi penuh dan indomie yang sudah ia idam-idamkan tidak jadi untuk dibuat.
"Ya udah makan buah aja kalau gitu," ucap Nuri seraya memberikan piring kecil berisi potongan buah melon.
"Makasih mami," balas Aqila seraya memakan potongan buah berwarna hijau tersebut.
Nuri tersenyum seraya mengelus pucuk kepala Aqila, "kalau ibu kemaleman, kamu nginep aja ya di sini."
Aqila menggelengkan kepalanya dengan cepat, "gak mami, aku tunggu ibu aja."
"Bener?"
"Iya," balas Aqila dengan cepat.
"Ya udah dimakan dulu buahnya."
Aqila menganggukkan kepalanya dengan kembali memakan buahnya. Ia melahap satu persatu buah berwarna hijau tersebut yang terasa sangat manis. Lidahnya tidak berhenti mengecap rasa manis yang keluar dari buah tersebut.
Sesekali kepalanya bergerak ke kanan dan ke kiri, menikmati buah yang sedang ia makan. Karena terasa nikmat, ia berhasil menghabiskan buah tersebut dalam waktu yang singkat.
"Enak buahnya?" tanya Nuri seraya memberikan botol minum milik Aqila yang sudah diisi penuh.
Aqila menganggukkan kepalanya dengan cepat, "enak mami," jawabnya seraya menerima botol minum miliknya. "Makasih ya mi."
Nu…
Di Waktu 24 Jam
55. Terbang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments