Bab 14

Malam ini, suasana di ruang tamu terasa lebih santai. Hanya terdengar suara jarum jam dan sesekali desahan pelan dari Aksa yang sedang diobati oleh Kenan.

“Pelan-pelan dong, Om. Pakai perasaan, napa. Sakit, tau!” keluh Aksa sambil meringis, berusaha menahan diri agar tidak menggerakkan wajahnya.

Kenan mendengus pelan, tangannya tetap cekatan mengoleskan salep pada memar di pipi Aksa. “Ini udah pelan-pelan, Boy. Kamu aja yang lebay,” katanya tenang, meski sudut bibirnya menahan senyum.

Dari seberang, Agam yang sejak tadi duduk santai sambil memperhatikan, akhirnya ikut bersuara. “Kalau nggak mau sakit, ya jangan baku hantam Jono,” celetuknya sambil terkekeh.

Aksa langsung menoleh dengan ekspresi tak terima. “Sembarangan aja, Uncle, ganti nama Aksa. Sebagus itu nama dikasih sama Papi, malah diganti jadi si Jono,” protesnya kesal.

Kenan nyaris tertawa tapi masih berusaha menahan diri, sedangkan Agam justru makin terpingkal. “Ya salah sendiri, muka kamu tadi pas marah mirip Jono pasar sebelah,” ucapnya di sela tawa.

“Uncle!” seru Aksa kesal, membuat dua pria dewasa itu tertawa semakin keras.

Beberapa menit kemudian, Kenan akhirnya selesai mengobati luka Aksa. Ia menepuk ringan bahu remaja itu. “Selesai,” katanya singkat.

Tepat saat itu, langkah kaki terdengar menuruni tangga. Leo muncul dari arah atas, wajahnya masih sedikit lelah, tapi sorot matanya langsung tertuju pada Aksa. Ia segera menghampiri mereka bertiga, langkahnya tenang namun jelas membawa kekhawatiran yang tak disembunyikan.

“Apa masih sakit?” tanyanya pelan pada putra sulungnya.

“Sedikit, Pi. Tapi nggak terlalu… masih bisa abang tahan,” jawab Aksa dengan suara tenang, meski masih tampak menahan rasa nyeri di pipinya.

Leo mengangguk singkat. “Kalau ada apa-apa, bilang sama Papi,atau om Kenan, uncle Agam.”

“Iya, Pi,” sahut Aksa patuh.

Leo lalu menoleh pada Kenan. “Lo nginep di sini kan, Ken?”Tanya Leo. Biasanya sahabatnya itu kalau sedang libur sering menginap dirumah nya.

“Iya, gue nginep di sini. Kebetula…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!