Bab 50

Pagi Hari

Pagi datang tanpa benar-benar membawa kelegaan. Cahaya matahari menyelinap masuk melalui celah gorden apartemen Vana, memantul di lantai marmer yang dingin. Udara masih sejuk, tapi dada Vana terasa sesak—seolah malam belum sepenuhnya melepaskannya.

Ia terbangun di sofa, punggungnya pegal karena tertidur dalam posisi setengah duduk. Ingatannya langsung melayang pada percakapan semalam dengan Azam. Setiap kata masih terasa menggantung di udara, menekan pikirannya tanpa ampun.

Kakak sudah terlalu jauh masuk ke kehidupan Aksa dan Aska…

Vana mengusap wajahnya pelan, lalu berdiri menuju dapur. Baru saja ia menuang air ke gelas, ponselnya bergetar di atas meja.

Sekali.

Lalu berhenti.

Bergetar lagi.

Vana menoleh. Ada firasat yang tiba-tiba membuat langkahnya tertahan.

Nama yang tertera di layar membuat jantungnya berdegup lebih cepat.

Aksa

Jantungnya berdetak lebih kencang tanpa alasan yang jelas.

“Aksa?” gumamnya pelan sebelum menjawab panggilan itu.

"Mami…”

Di seberang sana, suara Aksa terdengar lebih berat dari biasanya. Bukan suara anak kecil—melainkan remaja yang sedang berusaha menahan panik.

Satu panggilan itu cukup membuat tangan Vana mengencang menggenggam ponsel.

“Iya, Bang,” jawab Vana lembut. “Kenapa? Kamu baik-baik aja, Nak?”

“Nggak,” jawab Aksa jujur, napasnya terdengar tidak teratur. “Papi sakit,Mi.”

Vana langsung menegakkan tubuhnya.

“Sakit?” tanyanya cepat, namun tetap berusaha menahan kepanikan.

“Sejak subuh papi demam tinggi,” jelas Aksa. “Bahunya yang kemarin luka kebuka lagi.”

Vana memejamkan mata sesaat.

Bayangan Leo kembali muncul—wajahnya yang pucat, bahunya yang dibalut perban, dan tatapan kosong itu. Semua terasa terlalu nyata.

“Aska gimana?” tanya Vana.

“Masih tidur,” jawab Aksa. “Tadi malam dia kebangun karena Papi kesakitan. Dia pura-pura tenang, tapi Abang tahu adek takut,Mi.”

Nada suara Aksa terdengar lebih dewasa, tapi justru itulah yang membuat hati Vana semakin nyeri. Terlalu muda untuk memikul kecemasan

sebesar itu.

“Papi udah mi…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!